Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Menkeu: Dana Penanganan Covid-19 Dunia Sudah Tembus US$11 Triliun
Selasa, 27 Juli 2021 - 12:19:40 WIB

SULUHRIAU- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintahan negara-negara di berbagai belahan dunia telah mengucurkan dana sebesar US$11 triliun untuk menghadapi Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung selama 18 bulan.

Dia menekankan, seluruh alokasi anggaran yang telah terkucur tersebut merupakan bentuk ikhtiar pemerintahan berbagai negara untuk melindungi warga negaranya dari dampak Pandemi COVID-19 yang menghantam sektor kesehatan hingga ekonomi.

"Seluruh dunia tanpa kecuali semuanya menghadapi tantangan ini dan ikhtiar yang dilakukan, dampak dari COVID terhadap kehidupan sosial, ekonomi dan tentu kesehatan, ancaman jiwa, itu begitu sangat besar," kata dia dalam diskusi virtual, Selasa, (27/7/2021).

Seluruh negara, kata dia, termasuk Indonesia, telah menggunakan seluruh instrumen dan sumber dayanya untuk menghadapi virus asal Wuhan, China ini yang juga bisa bermutasi atau berkembang menjadi banyak varian.

"Bahwa untuk mengahadapi pandemi yang begitu hebat ini dunia bahkan telah mengalokasilan lebih dari US$11 triliun, seluruh negara menggunakan resources-nya, untuk melindungi rakyatnya dari COVID-19," papar dia.

Serupa, antar negara dikatakannya telah menggunakan anggaran sebesar itu untuk mencegah penyebaran pandemi, seperti dengan pembatasan pergerakan orang dan interaksi. Sehingga, pembatasan itu memberikan tekanan terhadap ekonomi.

"Di bidang kesehatan, mereka melakukan dengan berbagai cara yang harus memutus tali penularan dan itu implikasinya begitu dahsyat di bidang sosial, ekonomi bahkan politik karena masyarakat tidak boleh melakukan kegiatan seperti biasa, interaksi mobilitas, semua dibatasi," paparnya.

Semua usaha dan anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah, termasuk Bank Indoensia melalui instrumen moneter dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui berbagai pelonggaran regulasi, dikatakannya hanya bertujuan untuk melindungi rakyat.

"Itu melindungi masyarakat, dunia usaha dan perekonomian agar bisa bertahan dan seluruh policy, regulasi, instrumen, sumber daya dipakai tidak hanya agar masyarakat bertahan, dunia usaha bertahan, namun juga bisa pulih kembali," tegas dia.

Akibat besarnya anggaran yang telah dikucurkan pemerintahan berbagai negara itu, Sri menyatakan, defisit fiskal mereka juga terus mengalami pelebaran yang tidak biasa. Di sisi lain, kebijakan moneter juga terus di perlonggar untuk mendukung pemulihan ekonomi.

"US$11 triliun sudah dibelanjakan seluruh dunia dalam bentuk fiskal defisit yang melebar, dalam bentuk monetary easing, yang semua tujuannya adalah untuk bisa menghadapi Pandemi COVID-19," ungkap Sri.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat