Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Jurnalis Peraih Pulitzer Gugur saat Meliput Perang, Taliban Tolak Bertanggung Jawab
Sabtu, 17 Juli 2021 - 22:18:38 WIB
Jurnalis Danish Siddiqui gugur saat meliput perang (Foto: Ist)

SULUHRIAU- Jurnalis Reuters peraih penghargaan Pulitzer Danish Siddiqui gugur saat meliput medan pertempuran antara Taliban dengan Tentara Afghanistan.

Taliban yang terlibat dalam medan perang itu membantah bertanggung jawab atas kematian jurnalis asal India itu. Namun, kelompok Islam itu mengatakan 'maaf' atas kematian Danish selama bentrokan dengan pasukan Afghanistan.

Siddiqui, yang memenangkan Hadiah Pulitzer pada 2018, terkena tembakan saat melaporkan upaya Pasukan Khusus Afghanistan untuk merebut kembali penyeberangan perbatasan utama dengan Pakistan.

Menurut seorang komandan Afghanistan yang dikutip oleh Reuters, Siddiqui telah berbicara dengan penjaga toko di area pasar Spin Boldak ketika Taliban menyerang. Menteri Luar Negeri India Harsh Vardhan Shringla mengutuk pembunuhan itu.

Namun juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengatakan kepada stasiun televisi India CNN-News18 bahwa kelompok itu tidak tahu bagaimana Siddiqui tewas.

"Kami tidak mengetahui siapa yang menembak sehingga wartawan itu tewas," katanya seperti dikutip dar Independent, Sabtu (17/7/2021).

Kelompok Islamis itu menyerahkan jenazah Siddiqui ke Komite Internasional Palang Merah pada Jumat malam.

"Kami turut berduka cita atas kematian jurnalis India Danish Siddiqui," ucap juru bicara Taliban itu.

"Kami menyesal bahwa jurnalis memasuki zona perang tanpa (memberi tahu) kami," sambungnya.

"Setiap jurnalis yang memasuki zona perang harus memberi tahu kami. Kami akan merawat individu itu dengan baik," ujarnya.

Siddiqui bergabung dengan pasukan khusus Afghanistan ketika mereka berusaha untuk merebut kembali pasar utama di Spin Boldak, yang jatuh ke tangan Taliban pada hari Rabu.

Sebelumnya, pada hari Jumat, ia telah memberi tahu Reuters bahwa dia terluka di lengan oleh pecahan peluru tetapi telah pulih setelah mendapatkan perawatan. Reuters mengatakan mereka segera mencari informasi lebih lanjut tentang kematiannya.

Dalam laporan terakhirnya untuk Reuters, yang diterbitkan awal pekan ini, dia mendokumentasikan bagaimana pasukan komando Afghanistan diserang oleh Taliban ketika mencoba menyelamatkan seorang polisi terluka yang terperangkap di pinggiran Kandahar.

Taliban telah merebut sebagian besar wilayah di Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir ketika pasukan Amerika Serikat (AS) dan NATO menyelesaikan penarikan mereka dari negara itu.

Siddiqui memenangkan Hadiah Pulitzer 2018 sebagai bagian dari tim yang meliput penerbangan pengungsi Rohingya dari Myanmar. Dia juga dikenal karena liputannya di negara asalnya di India, yang terbaru tentang dampak buruk COVID-19 dan protes nasional terhadap undang-undang pertanian baru.

Sebuah montase dari karya terbaiknya yang disusun oleh Reuters termasuk foto-foto pegulat tradisional India yang berlumuran lumpur, pendeta Hindu berdoa di sebuah gua di atas Sungai Gangga dan seorang pria berbalut kain yang menyuapi kapas ke mesin tua dengan tangan.

Siddiqui (38) menulis dalam profil di situs Reuters bahwa dia suka meliput isu-isu yang mempengaruhi orang-orang yang terjebak dalam konflik yang berbeda.

“Sementara saya menikmati meliput berita – dari bisnis hingga politik hingga olahraga – apa yang paling saya nikmati adalah menangkap wajah manusia dari sebuah berita terbaru,” tambahnya. (okezone.com)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat