Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Kepolisian Haiti Tangkap Tersangka Pembunuhan Presiden Moise
Selasa, 13 Juli 2021 - 13:50:35 WIB

SULUHRIAU- Sekelompok warga Kolombia dan Amerika-Haiti ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise. Kepada polisi mereka mengaku hanya berencana menangkap, bukan membunuh.

Kepolisian mengumumkan pada Minggu (11/07) bahwa pihaknya telah menangkap dalang pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise. Dia adalah seorang warga Haiti "yang memiliki motif politik" dan merekrut tentara bayaran untuk menjalankan aksinya.

"Pelaku adalah individu yang datang ke Haiti dengan pesawat pribadi dengan tujuan politik," kata Leon Charles, Kepala Kepolisian Nasional Haiti.

Christian Emmanuel Sanon, 63, yang berkebangsaan Haiti, tiba di negara pulau itu pada Juni lalu ditemani oleh beberapa orang Kolombia, menurut rincian yang diberikan pada konferensi pers.

"Misinya kemudian berubah," kata Charles, seraya menjelaskan bahwa niat awalnya adalah untuk menangkap Moise. "22 orang lainnya datang ke Haiti," tambahnya.

Banyak pihak yang terlibat membunuh Moise

Sebanyak 18 orang berkebangsaan Kolombia telah ditangkap sejak Rabu (07/07). Berdasarkan keterangan mereka, polisi mengetahui bahwa tersangka Sanon telah merekrut 26 anggota tim melalui perusahaan keamanan Venezuela yang berbasis di Florida bernama CTU.

"Ketika kami, polisi, menghalangi langkah para bandit ini setelah mereka melakukan kejahatan, orang pertama yang dipanggil oleh salah satu penyerang adalah Charles Emmanuel Sanon," ungkap Charles.

"Dia menghubungi dua orang lain yang kami anggap sebagai dalang pembunuhan Presiden Jovenel Moise," kata Charles, tanpa mengungkapkan identitas dua tersangka lainnya.

Menurut pihak berwenang Haiti, 28 anggota regu pembunuh menyerbu rumah keluarga Moise pada Selasa (06/07) malam dan menembaki dia dan istrinya. Presiden Moise terbunuh dan istrinya mengalami luka parah. Dia kemudian diterbangkan ke rumah sakit di Miami, AS untuk menjalani perawatan lanjutan.

Masyarakat internasional desak pilpres di Haiti

Anggota Biro Investigasi Federal (FBI), Departemen Luar Negeri, Departemen Kehakiman, Dewan Keamanan Nasional, dan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) tiba di Haiti pada Minggu (11/07) dan bertemu dengan Kepala Kepolisian Nasional Haiti Leon Charles, serta pejabat pemerintahan Haiti lainnya.

"Saya bertemu dengan delegasi AS dan bersama-sama kami menyambut resolusi Senat yang memilih saya sebagai presiden sementara Republik," kata Joseph Lambert, Presiden Senat Haiti, di Twitter pada Minggu (11/07) malam.

Pembunuhan Moise telah menjerumuskan Haiti - negara termiskin di Amerika - ke dalam kekacauan.

Di tengah ketidakpastian yang mendalam atas masa depan politiknya, masyarakat internasional telah meminta negara Karibia itu untuk tetap melanjutkan pemilihan presiden dan legislatif yang dijadwalkan akhir tahun ini.
(Dw.com/ha/hp (AFP)





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat