Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kepri
Advertorial Pemkab Natuna
Tumbuhkan Minat Membaca, Disdik Natuna Dukung Komunitas Masyarakat Kembangkan "Rumah Baca Desa"
Senin, 14 Juni 2021 - 16:15:02 WIB
Kadisdik Natuna, Suherman

SULUHRIAU, Natuna- Saat ini rumah Baca Desa atau lebih lazim disebut Taman Bacaan Masyarakat (TBM) mulai tumbuh di Kabupaten Natuna. Hal ini disambut baik Pemerintahan setempat melalui Dinas Pendidikan Pendidikan (Disdik) Kabupaten Natuna.

Pihak Disdik Natuna terus mendorong dan selalu mendukung apa yang dilakukan komunitas-komunitas masyarakat dalam meliterasi minat baca melalui rumah baca desa tersebut.

Kadisdik Kabupaten Natuna, Suherman, SH, kepada suluhriau.com, Senin (14/06/2021) mengatakan, program dilakukan tersebut sebuah berguna bagi setiap orang per orang atau sekelompok masyarakat di desa atau di wilayah untuk memenuhi hasrat rasa ingin tahun dan menambah ilmu pengetahuannya.

Manfaat Rumah Baca dapat untuk meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat secara mandiri dalam menambah pengetahuan ataupun wawasan dalam rangka merealisasikan budaya baca bagi masyarakat, serta bermanfaat sebagai media pengembangan budaya baca masyarakat demi tercapainya masyarakat literasi.

Dengan demikian, apa yang kita harapkan, walaupun belum sesempurna sebagaimana mestinya, namun sudah memenuhi harapan dari sebuah Rumah Baca tersebut yaitu tumbuhnya minat, kecintaan, dan kegemaran membaca untuk memperkaya dan mampu menumbuhkan kegiatan belajar mandiri untuk menambah wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Mungkin gambar duduk, buku dan dalam ruangan
Aktivitas di Salah Satu rumah Baca

"Rumah Baca Desa atau lebih lazim disebut Taman Bacaan Masyarakat  adalah sebuah lembaga atau unit layanan berbagai kebutuhan bahan bacaan yang dibutuhkan dan berguna," katanya.

Dimana Rumah Baca Desa itu berada dan didirikan atau dibentuk oleh sekelompok masyarakat atau komunitas yang punya perhatian terhadap keberlangsungan literasi khususnya bagi masyarakat dan anak-anak dalam mengembangkan budaya baca.

Lebih lanjut Suherman mengatakan, bahwa Rumah Baca atau Taman Baca Masyarakat paling tidak mempunyai fungsi sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat dan anak-anak untuk belajar mandiri, dan sebagai penunjang kurikulum program Pendidikan Luar Sekolah, khususnya program keaksaraan.

"Rumah Baca juga harus berfungsi sebagai sumber informasi yang bersumber dari buku dan bahan bacaan Iainnya yang sesuai  dengan kebutuhan warga dalam belajar," ujarnya.

Sumber Rujukan

Selain itu, kata Suherman, juga harus mampu sebagai sumber rujukan yang menyediakan bahan referensi bagi pembelajaran dan kegiatan Iainnya maupun sebagai sumber hiburan yang menyediakan bahan-bahan bacaan yang sifatnya bebas, santai dan menyenangkan untuk memanfaatkan waktu senggang dalam memperoleh pengetahuan atau informasi baru yang menarik dan bermanfaat.

Ditempat terpisah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Natuna, Tasrif Amran, ketika ditemui di ruang kerjanya Kantor Bupati Natuna, Senin (14/06/2021) mengatakan, sangat mendukung Rumah Baca yang belakangan ini mulai marak di desa-desa wilayah Kabupaten Natuna.

Dikatakannya, manfaat Rumah Baca ini dapat untuk meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat secara mandiri dalam menambah pengetahuan ataupun wawasan dalam rangka merealisasikan budaya baca bagi masyarakat, serta bermanfaat sebagai media pengembangan budaya baca masyarakat demi tercapainya masyarakat literasi.

Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang duduk
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Natuna, Tasrif Amran,

"Dengan demikian, apa yang kita harapkan, walaupun belum sesempurna sebagaimana mestinya, namun sudah memenuhi harapan dari sebuah Rumah Baca tersebut yaitu tumbuhnya minat, kecintaan, dan kegemaran membaca untuk memperkaya dan mampu menumbuhkan kegiatan belajar mandiri untuk menambah wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," pungkasnya.

Tasrif sangat mengapresiasi dan mendukung taman bacaan yang dapat memajukan desa desa di Kabupaten Natuna. Ia mengharapkan bahwa nantinya setiap Desa di Natuna dapat memiliki perpustakaan desa.

“Dengan adanya taman baca tersebut, saya harap khususnya anak-anak di Kabupaten Natuna, budaya membacanya meningkat. Karena sama-sama kita ketahui bahwa membaca adalah gudang ilmu. Semakin banyak membaca maka akan semakin berilmu,” ujarnya.

Ia yakin apabila kebiasaan membaca di masyarakat Natuna ini semakin bertambah, maka Natuna  akan semakin maju ke arah yang lebih baik. Tetapi apabila budaya membaca tidak diterapkan, akan menuju ke arah sebaliknya.

“Malas membaca, malas buka buku kita akan termomokan dengan kondisi keadaan. Yang dalam artinya sumber daya manusia menjadi tidak berkualitas kedepannya, "imbuhnya. (Adv/Zul)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat