Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Minimalisir Kerusakan Akibat Gempa, Proyek Tol Padang-Pekanbaru Pakai Metode FDC
Rabu, 31 Maret 2021 - 06:32:52 WIB

SULUHRIAU- Penanganan perbaikan tanah dasar proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Padang-Pekanbaru satu Seksi Sicincin-Padang, dikerjakan dengan metode Full Displacement Columns (FDC).

Alasan metode ini diterapkan karena wilayah memiliki kondisi tanah yang labil.

Manager Pengendali dan Pelaksana PT Hutama Karya Berlin Tampubolon menjelaskan, metode khusus ini diterapkan untuk wilayah yang rawan terjadinya gempa bumi.

“Sebagian besar tanah dasarnya adalah lunak. Ditambah lagi, kondisi alam Sumbar berada di antara pertemuan dua lempeng benua besar dan patahan Semangko. Jadi, metode FDC ini adalah metode yang pas diterapkan untuk pembangunan jalan tol di sini," kata Berlin, Selasa, 30 Maret 2021.

Dia menambahkan, penerapan metode FDC ini bisa mengantisipasi dan meminimalisir dampak kerusakan jalan tol akibat gempa atau kondisi tanah yang labil. Pun, ia menyebut dengan metode ini bisa meningkatkan dan memperbaiki masalah daya dukung tanah dan penurunan akibat kondisi tanah yang labil.

Salah satu caranya dengan pengeboran kedalaman tertentu. Kemudian, dimasukan semen jenis coral untuk pengerasan tanah. Khusus di Tol Padang-Sicincin, kedalaman lubang bor untuk FDC ini mulai 15 meter hingga 20 meter.

“Bervariasinya kedalaman untuk FDC itu. Melihat kondisi tanah itu sendiri. Kondisi tanah, menjadi salah satu kendala yang dihadapi. Tapi, semua itu bisa diatasi dengan metode perbaikan tanah dasar yakni, dengan metode replacement, cermaton, PVD+Preloading, dan metode kolom grout modular atau FDC," jelasnya.


Berlin melanjutkan, metode replacement juga menggantikan tanah kembali dengan yang bagus disertai kedalaman sampai empat meter. Sementara, metode cermaton, dengan cara memasang cerucuk matras beton untuk tanah lunak sampai dengan kedalaman 12 meter.

Selanjutnya, metode PVD+Preloading atau pembebanan artinya, untuk tanah lunak sampai kedalaman 15 meter. Lalu, metode kolom grout modular atau tiang bor FDC yakni, untuk tanah lunak sampai kedalaman 20 meter.

“Kita berharap, adanya metode itu dapat memberikan kondisi jalan yang kuat dan tangguh, dan ini sebuah inovasi dari Hutama Karya juga, dalam hal menghadirkan pengerjaan yang berkualitas," tutur Berlin

Terkait progres jalan tol Seksi Sicincin-Padang, Berlin menyampaikan saat ini pelaksanaan pembangunan ruas jalan tol itu sudah 37,98 persen. Progres itu terdiri dari pengerjaan fisik yang sudah mencapai kurang lebih 20 persen sepanjang kurang lebih 9 kilometer. Adapun sisanya adalah pengadaan material pabrikan yakni pre-cost, tiang pancang dan material lainnya.

“Dengan adanya progres dan pengerjaan itu, telah menunjukkan bahwa proyek jalan tol Seksi Sicincin - Padang ini, tetap jalan dan tidak ada yang berhenti, seperti adanya pemberitaan yang beredar," ujar Berlin dikutip dari viva.co.id. (*)

Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat