Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Wagubri Sebut Karhutla Jadi Pengalihan Isu Peredaran Narkoba
Sabtu, 06 Maret 2021 - 13:02:05 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Afrizal Natar Nasution mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pasalnya bisa terjadi sebagai langkah pengalihan isu peredaran narkoba.

Edy mengatakan, ada dua kemungkinan alasan mengapa kebakaran hutan sering terjadi di Riau. Pertama, karena masyarakat ingin memperluas lahan perkebunan. Selain itu, ada dugaan hutan sengaja dibakar sebagai pengalihan dari isu peredaran narkoba melalui 'jalan tikus' di Riau ke luar negeri.

"Ada kasus sedikit berbeda yang pernah saya amati, terjadi kasus kebakaran dekat pemukiman masyarakat, jadi dugaan saya, saat itu di saat orang sibuk dengan Karhutla, ini pelaku narkoba di jalan tikus mencoba mengalihkan perhatian dengan cara membakar," kata Edy dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 di Youtube BNPB, Jumat (5/3/2021) seperti dilansir CNNIndonesia.com Sabtu (6/3/2021).

Edy mengatakan ada tiga pulau terluar di Riau yang berbatasan langsung dengan Malaysia, yakni Kepulauan Meranti, Pulau Bengkalis, dan Pulau Rupat. Tiga pulau ini lah yang diduga sebagai 'jalan tikus' peredaran narkoba.

Terkait dugaan peredaran narkoba ini, Edy mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian Riau untuk menindaklanjuti. Ia juga meminta masyarakat untuk melihat kasus Karhutla di Riau secara berbeda dengan kasus kebakaran hutan lainnya.

Mengingat, lanjut dia, adanya kemungkinan dugaan pengalihan isu peredaran narkoba tersebut.

"Sehingga saya lihat kasus di Riau sedikit berbeda dengan kasus sebelumnya. Satgas fokus semua ke Karhutla akhirnya lolos mereka, dan ini sudah saya sampaikan ke Kepolisian sehingga diperketat razia-razia narkoba itu," ucap Edy.

Meski demikian, Edy tidak memungkiri ada "tangan jahil" yang ingin membakar hutan demi keuntungan ekonomi. Da mengatakan, opsi tersebut dipilih karena upaya perluasan lahan dengan cara membakar hutan lebih murah biayanya ketimbang membabat dengan ekskavator.

"Kalau kita lihat permasalahan yang ada di Riau itu sebagian besar diakibatkan oleh tangan jahil manusia yang sebenarnya latar belakangnya beda-beda, ada yang memang untuk kepentingan secara ekonomis ada juga kepentingan lain seperti membuat suatu perhatian, seperti peredaran narkoba tadi," tutur dia lagi.

Sebelumnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan sejumlah lembaga menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk memadamkan karhutla yang meluas di Provinsi Riau.

Mengutip situs SiPongi, pada periode 23 Februari-1 Maret titik api di Riau hanya berjumlah dua. Angka ini menurun dari periode 16-22 Februari sebanyak 31 titik api.

Namun Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau memprediksi kejadian karhutla di wilayah tersebut masih akan terus berlanjut hingga Idul Fitri atau Mei 2021.

Alasannya karena faktor utama karhutla yang dinilai belum dibenahi dan berkaca pada waktu kejadian Karhutla setiap tahunnya.

Editor: Khairul






 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat