Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Konsumen Makin Selektif, Industri Pulp dan Kertas Terapkan Prinsip Ini
Kamis, 18 Februari 2021 - 21:31:36 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Industri berskala besar berbahan baku kayu yaitu pulp dan kertas sering kali bersinggungan dengan berbagai persoalan terkait lingkungan, kebakaran hutan dan lahan. 

Apalagi selain membutuhkan lahan yang luas, jam produksi pabrik sektor itu pun yang tiada henti.

Dari sisi pasar, industri itu pun menghadapi tantangan baru yaitu green consumers. Mereka adalah para konsumen yang lebih memilih produk tidak membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan.

Merespons hal tersebut, Pelaksana tugas Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian, Edy Sutopo mengungkapkan, industri pulp dan kertas terus berinovasi menerapkan proses produksi yang berkelanjutan.

Menurutnya, saat ini berbagai upaya masih terus dikembangkan demi menyelesaikan tantangan tersebut. Namun ditegaskan, industri itu berkomitmen untuk pelestarian lingkungan.

“Saya kira semua industri komit dengan isu lingkungan ini karena memang kalau kita lihat secara hukum, industri di Indonesia dikembangkan dengan prinsip green consumerism,” ucap Edy dalam webinar bertema ‘Mewujudkan Industri Pulp dan Kertas yang Berkelanjutan’ Kamis, (18/2/2021).

Terkait, produk ramah lingkungan mulai lebih banyak dipilih oleh konsumen, dia mengatakan, hal tersebut lah yang jadi salah satu dasar industri kertas dan pulp komitmen jaga lingkungan. Selain aspek bisnis, keselamatan konsumen juga jadi perhatian dalam produksi.

Lebih lanjut Edy menambahkan, industri Pulp dan kertas Indonesia hingga kini masih memiliki daya saing yang kuat. Saat ini Industri Pulp menempati peringkat 8 dunia dan industri kertas peringkat 6 dunia.

Dia menjelaskan, industri pulp dan kertas RI memiliki daya saing tinggi karena salah satunya memiliki potensi bahan baku Pulp dan Kertas yang cukup besar. Khususnya penyediaan kayu dari Hutan Tanaman Industri (HTI).

Bahkan menurutnya, Indonesia memiliki potensi hutan nomor 3 terbesar di dunia, setelah Brasil dan Zaire. Keunggulan itu dalam bidang luas area dan potensi produksi hasil hutan.

"Dengan iklim tropis, produksi kayu tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan hutan di negara pesaing yang beriklim sub tropis," jelasnya.

Dari sisi pasar kata Edy, permintaan global akan produk industri pulp dan kertas, baik di dalam negeri maupun ekspor masih menjanjikan. Antara lain produk kertas tissue, kertas kemasan.

Dengan tren transaksi e-Commerce yang semakin meningkat, dapat mendorong kebutuhan kertas untuk kemasan kertas dan karton akan tumbuh. Pasar industri ini pun semakin luas.

“Selain potensi dari kebutuhan kertas, industri pulp juga saat ini sudah berkembang untuk produk hilir lainnya, yaitu produk dissolving pulp sebagai bahan baku rayon untuk industri TPT (Tekstil dan Produk Tekstil),” jelasnya dikutip dari viva.co.id. (*)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat