Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kepri
Wako Tanjungpinang Fokus Penguatan UMKM Pulihkan Ekonomi
Selasa, 16 Februari 2021 - 20:05:39 WIB

SULUHRIAU, Tanjungpinang - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjung Pinang yang dipimpin langsung oleh Wako Tanjungpinang Hj.Rahma S.IP menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Engku Puteri Raja Hamidah, Kantor Walikota Tanjungpinang, Selasa (16/2/2021).

Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, dalam kesempatan itu mengataka uuntuk perkembangan harga bahan komoditas maupun bahan pokok di Kota Tanjungpinang saat ini masih tergolong stabil, tetapi untuk beberapa komoditi kebutuhan pokok masih perlu diperhatikan dan terus dilakukan pemantauan secara khusus kedepannya.

Rahma mengapresiasi atas kerja keras Tim TPID Kota Tanjungpinang yang sudah bekerja dengan baik dan maksimal dalam mengendalikan Inflasi selama ini, semoga kedepannya dapat terus dijaga dan dikawal dengan baik apa yang sudah kita laksanakan ini," ucap Rahma.

Rahma juga mengatakan terjadinya inflasi saat ini dipengaruhi hari besar Imlek sehingga tingkat konsumsi masyarakat meningkat jelang perayaan tersebut. "Yang mana kita ketahui Di masa pandemi ini masyarakat terbatas untuk berpergian ke luar daerah," katanya.

Maka dalam melakukan pembelian barang ataupun berbelanja lebih banyak disini sehingga daya beli masyarakat sangat pesat dan meningkat. Untuk itu kita semua perlu menjaga stok komoditi untuk Kota Tanjungpinang," lanjutnya.

Terkait dalam peningkatan UMKM, Rahma mengatakan terdapat 12.000 UMKM kategori omset dibawah Rp300 juta per tahun di Kota Tanjungpinang. Maka dalam upaya penguatan UMKM dan pemulihan ekonomi masyarakat, Pemko Tanjungpinang telah melakukan persiapan kerjasama untuk dana CSR di Bank Riau Kepri Syariah dengan cara menjemput kebutuhan kelengkapan UMKM.

Rahma juga mengatakan juga, Pemko Tanjungpinang akan optimalkan Gerai Pangan yang ada di Jalan Hang Lekir Tanjungpinang yang mana pada saat ini sudah ada 6 swalayan yang bekerjasama dengan Pemko Tanjungpinang untuk menjualkan produk UMKM Binaan Pemko Tanjungpinang.

"Semoga langkah-langkah yang telah kita lakukan sebagai titik fokus untuk penguatan UMKM dan pemulihan ekonomi masyarakat agar dapat berjalan dengan baik. Saya juga mengajak kepada Bank Indonesia dan rekan-rekan TPID untuk dapat mengunjungi Gerai Pangan dan swalayan tersebut, mungkin ada program-program yang dapat kita lakukan kerjasama," ujar Rahma.

Rahma juga menjelaskan bahwa berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pengendalian inflasi yakni kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga, namun juga diarahkan pada upaya untuk memastikan terjaganya daya beli masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor UMKM.

Pemerintah Daerah diharapkan memperkuat kebijakan Pemerintah Pusat dengan mempercepat realisasi APBD terutama belanja bantuan sosial dan belanja modal yang mendukung pemulihan ekonomi termasuk sektor UMKM.

Selanjutnya, juga harus dilakukan penguatan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dilakukan dengan mengarahkan belanja pada produk-produk dalam negeri, baik produk pertanian maupun UMKM dan Pemerintah daerah juga harus memastikan ketersediaan data informasi pangan yang akurat diperlukan untuk mendukung perumusan kebijakan tingkat pusat dan daerah dalam mengatasi permasalahan keterbatasan pasokan pangan serta mendorong perdagangan, dan memperkuat kerja sama antar daerah.ucapnya

Rahma juga menyampaikan pemerintah Daerah diharapkan dapat membangun optimisme pemulihan ekonomi dengan terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah kebijakan dan penanganan pandemi COVID-19 di pusat dan daerah.

Sementara itu, menurut data yang dipaparkan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri dan BPS Kota Tanjungpinang, bahwa IHK Kota Tanjungpinang pada Februari 2021 diperkirakan terkendali pada Kisaran 0,04 - 0,34% (mtm) atau 2,00 - 2,40% (yoy). Sedangkan hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) pada minggu kedua Februari 2021, mengindikasikan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi 1,38% (mtm).

Terdapat beberapa potensi risiko inflasi antara lain peningkatan curah hujan berpotensi mendorong kenaikan harga pada komoditas bahan pangan seperti cabai (merah dan rawit), produk unggas (daging dan telur), serta komoditas sayuran. Kemudian harga rokok berpotensi meningkat menjelang implementasi kenaikan Cukai Hasil Tembakau (CHT) dan Harga Jual Eceran (HJE) pada 1 Februari 2021 serta penyesuaian tarif dan upah pada awal tahun 2021.

Musni Hardi, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri mengatakan, terjadinya inflasi ini agar diantisipasi jelang Ramadhan dan Idul Fitri.

"Semoga tingkat inflasi ini dapat kita kendalikan, karena dipastikan tingkat daya beli masyarakat meningkat pada 2 waktu tersebut," ungkap Musni.

Sementara itu, data yang disampaikan oleh Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Mangampu Tua Gultompada, bulan Januari 2021 IHK stabil terdiri dari kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan, rekreasi, olahraga dan budaya serta pendidikan.

Komoditas dominan penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang terdiri dari cabai merah 0,14%, daging ayam ras 0,10%, ikan selar 0,06%, telur ayam ras 0,05%, sotong 0,03%, ikan tongkol 0,03%, kol putih/kubis 0,03%, bayam 0,02%, ikan bakar 0,02% dan kangkung 0,02%.

Mengenai perkembangan harga bulan Februari 2021, tercatat 21 komoditi barang/jasa kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan harga, di antaranya adalah ikan tamban, ikan bulat, ikan lele, ikan layang, cumi-cumi, ikan nata besar, ikan ekor kuning, sotong, ikan caru, ikan asin teri, ikan asin belah, wortel, buncis, cabai hijau, daun bawang, cabai merah kering, kacang tanah, sabun cair cuci piring, mie kering instan, tepung terigu dan minyak goreng.

Inflasi di Kepri terendah ke-5 se-Sumatera yang didorong deflasi beberapa komoditas seperti tarif angkutan udara dan volatile food. Inflasi di Kepri, Batam dan Tanjungpinang pada bulan Januari didorong oleh peningkatan daging ayam ras, cabai rawit dan beras. Peningkatan harga daging ayam didorong oleh kenaikan harga pakan dan berkurangnya pasokan.

Peningkatan cabai rawit didorong oleh pasokan, kenaikan harga beras didorong kenaikan harga gabah di tingkat penggilingan. Dari 24 Kota IHK di Sumatera dan Nasional pada Januari 2021, Tanjungpinang mengalami inflasi 0,56% diantara Kota Batam sebesar 0,68% dan Kota Metri sebesar 0,53%, sedangkan untuk nasional sebesar 0,26%.

Sementara itu, Perwakilan Bulog mengatakan ketersediaan stok beras yang tersedia saat ini 1.873 ton di gudang Bulog Tanjungpinang tergolong aman dan cukup cukup untuk 4 bulan kedepan.

Seperti minyak 4 ton, daging 9 ton dan tepung terigu 3 ton. Hal ini akan dilakukan penambahan jelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri. Dengan data yang ada saat ini secara keseluruhan, ketersediaan komoditi di gudang Bulog Tanjungpinang tergolong aman dan mencukupi beberapa bulan dan sudah ada upaya untuk penambahan seperti yang telah disebutkan pada bulan sebelumnya. (rls,jks)

Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat