Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Empat Faksi Partai Demokrat Pro-Moeldoko Vs AHY
Selasa, 02 Februari 2021 - 17:00:57 WIB
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta, Senin (1/2/2021). [Foto: rol]

SULUHRIAU- Tokoh-tokoh senior Partai Demokrat hari ini menggelar keterangan pers merespons isu upaya pengambilalihan pucuk kepemimpinan partai yang kini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam keterangan pers ini terungkap adanya empat faksi di tubuh Partai Demokrat yang mengakui mendorong Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menggantikan AHY.

Mantan Wakil Sekjen (wasekjen) Partai Demokrat Yus Sudarso menegaskan, bahwa keinginan kader mengganti kepemimpinan Agus Yudhoyono Harimurti Yudhoyono (AHY) dari posisi ketua umum Partai Demokrat berasal dari internal partai. Yus mengungkapkan setidaknya ada empat faksi yang mendorong agar Mantan Panglima TNI Moeldoko menggantikan AHY.

"Di pertemuan ini saya amati dan tahu ada setidaknya empat faksi," kata Yus dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta, Selasa (2/2).  

Faksi pertama yaitu faksi ketua umum pertama Partai Demokrat Subur Budi Santoso. Salah satu tokoh yang hadir yang mewakil faksi Subur Budi Santoso yaitu Hengky Luntungan. Faksi kedua yaitu faksi dari ketua umum Partai Demokrat hasil kongres 2005 di Bali, Hadi Utomo.

"Kebetulan saya koordinator tim Hadi Utomo - Marzuki Ali," ujarnya.

Faksi ketiga yaitu faksi Anas Urbaningrum hasil dari kongres Partai Demokrat di Bandung 2010 lalu. Keempat yaitu faksi Marzuki Alie, yang dihadiri oleh Syofwatilah Mohzaib yang juga eks Wasekjen Partai Demokrat.

"Tanpa ada rekayasa kawan-kawan ini bertemu dalam satu titik pemikiran bagaimana Partai Demokrat ke depan, ini adalah sepenuhnya bagian dari internal partai," ucapnya.

Yus menganggap tidak ada salahnya para pendiri ketika itu memilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mengantarkan SBY menjadi Presiden pada 2004. Begitu juga keinginan para pendiri saat ini yang menginginkan agar Moeldoko memimpin Partai Demokrat.

"Apa salahnya Pak Moeldoko? tidak seubahnya seperti senior-senior kami sebelumnya menjemput SBY," tuturnya.

"Agar bukan menjadi misteri lagi, sebenarnya pergerakan yang dimaksud bukan pergerakan tetapi mengalir seperti air dari daerah tentu kepada kanal-kanal faksi yang ada itu," imbuhnya.

Salah seorang pendiri Partai Demokrat, Ahmad Mubarok mengatakan, wajar jika ada desakan dari kader agar AHY diganti dari posisi ketua umum saat ini. Jika AHY bisa menghadapi persoalan tersebut secara politik maka hal tersebut dinilai menjadi pembelajaran yang sangat baik bagi AHY.

"Saya kira teman-teman inginnya menyelamatkan partai karena partai yang dulu didirikan ini mudah-mudahan Pemilu 2024 kembali eksis jadi apa yang telah terjadi proses seperti ini itu suatu proses yang wajar di dalam politik," kata Mubarok.

Sumber: Republika.co.id
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat