Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Anthony Salim, Miliarder Berduit Rp77 Triliun di Balik Indomaret
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:19:31 WIB
Anthony Salim (Foto: Forbes)

SULUHRIAU- Nama Anthony Salim tak asing dikalangan investor saham. Dia adalah CEO Salim Group, sebuah perusahaan yang dijalankan keluarga dengan investasi di bidang makanan, perbankan, dan telekomunikasi.

Diliris dari Forbes Jumat (4/12/2020), dilansir  Okezone.com kekayaan bersih yang Anthony pada tahun 2019 mencapai USD5,5 miliar atau setara Rp77,72 triliun (mengacu kurs Rp14.131 per USD).

Salim Group juga memiliki sekitar 41% saham perusahaan investasi di Hong Kong, First Pacific yang memiliki aset USD 20,9 miliar di enam negara.

Saudara laki-laki Anthony Salim, Andree Halim merupakan Wakil Presiden dari QAF, perusahaan pembuat roti di Singapura.

Sementara, saudara perempuannya, Mira merupakan pendiri dari distributor produk Indofood di China. Selama krisis ekonomi tahun 1997 hingga 1998, Salim Group kehilangan Bank Central Asia (BCA) yang dijual ke keluarga Hartono, orang terkaya di Indonesia.

Anthoni Salim juga merupakan CE0 dari Indofood, produsen Indomie yang menjadi pemimpin pasar mi instan di dunia. Nilai penjualan perusahaan tersebut mencapai USD5,1 miliar.

Bapak tiga anak itu juga memutuskan untuk melebarkan sayapnya dengan merintis usaha waralaba bernama PT Indomarco Prismatama (Indomaret Group) sejak tahun 1998.

Terhitung, kini terdapat 28 kantor cabang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Bahkan gerainya pun sudah ada sebanyak 16.336 yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air.

Kini, industri retailnya seperti Indofood sepertinya tak gentar meski ada krisis akibat pandemi Covid-19. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), yang mana membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi pada akhir September 2020 sebesar 2% menjadi Rp58,78 triliun.

Besaran tersebut dibandingkan Rp57,85 triliun tahun lalu. Adapun laba usaha naik 21% menjadi Rp8,63 triliun dari Rp7,15 triliun. Bahkan, marjin laba usaha meningkat menjadi 14,7% dari 12,4%.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthony Salim mengatakan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 6% menjadi Rp3,75 triliun dari Rp3,53 triliun, dan marjin laba bersih naik menjadi 6,4% dari 6,1%. Core profit meningkat 26% menjadi Rp4,34 triliun dari Rp3,44 triliun.

“Di tengah-tengah tantangan global yang terus berlanjut, ketangguhan model bisnis kami dapat menjaga konsistensi pertumbuhan dan peningkatan kinerja di periode sembilan bulan tahun 2020 ini," kata Anthoni, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Sementara itu, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk merilis laporan keuangan pada kuartal III-2020. Perusahaan berkode emiten DNET itu tercatat labanya turun hingga 72,92% dari Rp265,84 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp71,98 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/12/2020), pendapatan perusahaan naik sebesar 102,83% dari Rp156,05 miliar per September 2019 menjadi Rp316,51 miliar per September 2020. (***)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat