Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Tim Dokter Kecam Wali Kota Bogor Bima Arya Intervensi Tindakan Medis Rizieq Shihab
Minggu, 29 November 2020 - 14:38:57 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Kompas.com)

SULUHRIAU- MER-C, tim medis independen yang menangani kondisi kesehatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengecam tindakan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Pasalnya, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu dinilai mengintervensi penanganan medis. Menurut MER-C, hal itu tidak beretika.

Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, mengatakan pihaknya memang mengirim pria yang akrab diasapa Habib Rizieq itu untuk beristirahat di rumah sakit.

“MER-C mengirim beliau (Rizieq Shihab) untuk beristirahat di RS. Namun mendapatkan perlakuan yang kurang beretika dan melanggar hak pasien dari wali kota Bogor dengan melakukan intervensi terhadap tim medis yang sedang bekerja,” kata Sarbini melalui keterangan resminya pada Ahad, (29/11/2020).

Karena tindakan Bima Arya, kata Sarbini, maka telah mengganggu pasien yang sedang beristirahat untuk memulihkan kondisinya seperti semula.

Selain itu, menurut dia, Bima Arya juga tidak beretika karena mempublikasikan kondisi pasien kepada khalayak.

“Wali kota Bogor tidak beretika karena mempublikasi kondisi pasien kepada publik, sehingga menimbulkan kesimpangsiuran dan keresahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sarbini, Bima Arya perlu mempelajari etika kedokteran. Bahwa tim medis harus menghargai hak pasien untuk menerima atau menolak pemeriksaan dan pengobatan, tanpa intervensi atau tekanan dari publik.

Tak hanya itu, Sarbini menuturkan sebaiknya Bima Arya yang jadi Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Bogor itu mempercayakan penanganan Rizieq Shihab kepada rumah sakit.

Sebab, tim medis yang mengetahui langkah apa yang perlu dan tidak perlu dilakukan dalam menangani pasien, tak terkecuali Rizieq Shihab.

"Saat ini, semua pemeriksaan tengah berjalan dan pengobatan akan dilakukan sesuai dengan masalah kesehatan yang ditemukan atau rasakan pasien," tuturnya.

Lebih lanjut, Sarbini mengatakan, pihak keluarga merupakan yang paling berwenang menyampaikan kondisi kesehatan Rizieq Shihab.

Terkait hal tersebut, kata dia, bahkan pihak  rumah sakit ataupun dokter tidak memiliki kewenangan tersebut.

Demikian pernyataan tim medis independen MER-C menindaklanjuti tindakan Bima Arya yang sebelumnya menyatakan bakal mendatangi RS Ummi jika Rizieq menolak melakukan swab test.

Juga tindakan Bima Arya lainnya yang mengungkapkan kondisi medis pemimpin FPI itu kepada publik. Bima Arya melakukan demikian karena sebleumnya mendapat kabar Rizieq Shihab menolak swab test.

"Kota Bogor itu wilayah tugas saya. Karena itu, saya akan mendatangi rumah sakit untuk meminta klarifikasi, mengapa menolak [diswab]," kata Bima Arya pada Jumat (27/11/2020). (Jan)

Sumber: Kompas TV




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat