Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Kunjungi Pusdiklat APPI, Prof Ashaluddin Jalil dan Ir Roy Berbagi Ilmu Serta Tanam Aren dan Jengkol
Sabtu, 21 November 2020 - 18:50:24 WIB

TERKAIT:
 
 

SULUHRIAU, Pekanbaru- Tertarik dengan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Aliansi Pewarta Pertanian (APPI), Prof Ashaluddin Jalil bersama pakar pakar pertanian Riau Ir Roy Soproi berkunjung tempat itu di Jalan Uka Desa Rimbo Panjang, Kampar, Sabtu (21/11/2020).

Ini sekaligus wujud dukungan mantan rektor Unri dan pakar itu agar kawasan tersebut mejadi  Kawasan Eco-Agrowisata Pusdiklat APPI. Prof. Ashaludin, Pakar Pertanian pakar pertanian Riau Ir Roy Soproi juga memberikan sejumlah masukan.

Kehadiran keduanya disambut hangat Ketua Umum DPP APPI, Alexander Pranoto bersama Sekretaris Umum, Satria Utama Batubara, dan Ketua Bidang Kerjasama, Mashuri Kurniawan. Diskusi seru seputar pertanian dan pengembangan kawasan agrowisata bergulir di pendopo pusdiklat yang nyaman.

Melihat kondisi kawasan Pusdiklat yang sudah mulai ditanami beraneka jenis tanaman, Prof Dr Ashaluddin Jalil mengusulkan agar kawasan ini dapat terua dikembangkan.

"Selain sebagai Pusdiklat, tempat belajar dan menimba ilmu pertanian, juga dapat dijadikan kawasan Eco-agrowisata. Jadi selain bisa memberikan manfaat besar untuk pertanian di Riau, selain pembelajaran bagi generasi muda," ujar pakar sosiologi ini.

Menurut dia, apa yang dilaksanakan DPP APPI Riau ini patut mendapat apresiasi dan dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak. "Saya berharap, dengan kehadiran teman-teman para wartawan di sektor pertanian ini, maka ada gebrakan baru untuk memajukan dunia pertanian," harapnya.

Prof. Ashaludin Jalil mengaku prihatin dengan nasib petani yang masih sering dimarginalkan. Ia menilai pemerintah sering gagal melindungi petani tempatan yang jadi korban permainan harga mafia pasar saat panen tiba.

"APPI harus bisa mendobrak kondisi yang seperti ini, dorong pemerintah untuk membina dan melindungi petani lokal sehingga semakin banyak yang berminat terjun jadi petani," pesannya.

Sementara itu Ir Roy Soproi menjelaskan,
lahan pertanian yang produktif mestinya tak dibiarkan terbengkalai. Penggarapan lahan dengan baik tentu menghasilkan manfaat baik bagi pemilik maupun orang lain.

"Potensi lahan untuk pertanian cukup besar di Riau. Maka harus dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Namun seringkali petani tidak memahami kondisi dan karakter tanah, sehingga salah dalam pemupukan dan perawatan tanaman," jelasnya.

Roy pun membagikan sejumlah tips dan saran kepada pengurus DPP APPI bagaimana cara pemanfaatan pupuk, pengelolaan lahan dan tanaman. "Saya mendukung yang dilaksanakan DPP APPI ini semoga tanaman yang saat ini sudah ditanami dapat tumbuh subur dan nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat banyak,"ujarnya.

Sekum DPP APPI Riau, Satria Utama Batubara mengaku sangat bahagia dengan masukan yang diberikan oleh dua pakar ini. Ia berharap Prof. Ashaludin dan Ir. Roy bersedia terus membimbing pengurus DPP APPi untuk ikut serta dalam mengembangkan sektor pertanian di tanah air.

Ia juga menjelaskan, kegiatan pertanian yang dilakukan DPP APPI saat ini merupakan langkah menghadapi berbagai permasalahan yang mengancam keberlanjutan sistem dan penyediaan produk pertanian.

"Penurunan kuantitas dan kualitas lahan pertanian terus terjadi demikian pula minat dan peran generasi muda pada sektor pertanian. Untuk itulah kami memberikan informasi dan mengevaluasi faktor-faktor yang berperan dalam pengelolaan sistem pertanian dan keberlanjutannya di lokasi Eco-Agrowisata APPI ini," ujarnya.

Bahkan Keduanya didaulat untuk menanam bibit arwn dan jengkol di kawasan tersebut. (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat