Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Hukrim
Kabar Petani Ubi yang Dianiaya Security PT MCP, Humas PT AA Beri Penjelasan
Jumat, 23 Oktober 2020 - 19:30:22 WIB

PEKANBARU, Pekanbaru-Berita di beberapa media online tentang warga Sebanga petani ubi diduga dianiaya oleh security PT Arara Abadi (AA) cukup menghebohkan.

Dimintai klarifikasinya manajer Humas PT AA, M Herwansyah didampingi staf Humas Alfian,  menjelaskan peristiwa yang terjadi pada 7 Oktober 2020, tidak sesuai dengan kenyataan dan fakta yang sebenarnya terjadi.

Diceritakannya kejadian yang mengakibatkan satu orang security PT MCP kontraktor PT AA, Sahala Hasiloan (27) tewas akibat tusukan benda tajam  yang diduga dilakukan oleh Victor Nainggolan dibagian perut, bermula saat security PT MCP melakukan tugas rutin patroli di wilayah konsesi PT AA.

Kejadian ini berawal dari security PT MCP melakukan pengamanan tenaga kerja kegiatan tanam  eucaliptus dan pemupukan di areal HTI PT Arara Abadi, Pada hari Rabu (7/10/20) sekira pukul 08.00 WIB di KM 38 Dalam,  Desa Tasik Serai Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis.
    
Pada areal yang sudah ditanam dan dipupuk tersebut, sebagian tanaman tidak ada lagi di lokasi dan telah ditanami ubi oleh orang yang tak dikenal (OTK). Lalu team security membersihkan tanaman ubi tersebut agar dapat kembali ditanami eucaliptus.
    
Sekira pukul 15.00 WIB datang dua orang diketahui bernama Nainggolan dan Manurung lalu mengaku memiliki lahan tersebut dan terjadi perdebatan dengan team security PT MCP sekira pukul 15.30 WIB. Namun belum berujung pada kontak fisik dan perbedebatan usai lalu Nainggolan dan  Manurung serta security PT MCP meninggalkan lokasi perdebatan.
    
Sekira pukul 18.30 WIB, team security melaksanakan aplusan jaga malam, selanjutnya anggota security PT MCP Saul Sinaga dan Pisli melakukan pengecheckan terhadap tanaman yang baru ditanam dan ditemukan tanaman yang baru ditanam juga sudah dicabut dan tidak ada lagi diareal tersebut.
    
Pada saat itu datang sekitar 8 orang menghampiri Saul Sinaga dan Pisli, dua orang security ini mendapat ancaman kekerasan seperti parang panjang ditempelkan diperut Pisli dari salah seorang yang tidak dikenal tersebut "kau mau mati mengecheck areal ini" kata orang tersebut.

Lalu kemudian anggota security PT MCP Saul Sinaga menelephone Danton security PT MCP, Roy Martin Siregar dan mengatakan si Pisli sudah diancam, parang sudah ditempelkan ke perut Pisli, kalo ada security datang lagi kesini pasti jatuh korban". Mendapat informasi tersebut, Roy Marten menelephon Site Manager Security PT MCP Simsoni dan menyampaikan
anggota Pisli dan Saul Sinaga diancam dengan parang dan disandera di lokasi tanaman yang telah dicabut oleh sekelompok orang.

Sekira pukul 20.00 WIB team security PT MCP berangkat dari Distrik Duri 2 KM 38 Desa Tasik Serai menuju ke areal Konsesi HTI PT Arara Abadi yang dicabut tanamannya dan yang diklaim oleh kelompok Nainggolan.
 
Sesampai di lokasi tersebut team security menuju ke sebuah pondok yang ada berdiri di areal Konsesi HTI PT Arara Abadi. Setiba di podok tersebut team security PT MCP menemui sekelompok orang yang berjumlah delapan orang yang sudah berkumpul dan memegang parang.
    
Lalu Site Manager Security PT MCP Simsoni menanyakan kepada orang tersebut siapa yang mengancam security tadi dengan parang ?blalu ada suara teriakan dari kelompok orang tersebut dan terjadi bentrok antara security PT MCP dengan kelompok orang yang berjumlah delapan orang tersebut.
    
Saat terjadi bentrok, salah seorang dari kelompok orang tersebut diketahui bernama  Victor Nainggolan menyerang Simsoni dengan menggunakan pisau, lalu security lainnya, Vincen ingin menangkap pisau tersebut namun tidak berhasil malah tangan Vincen terluka akibat pisau tersebut. Disaat bersaman Victor terjatuh dengan tangan masih menggengam sebilah pisau ditangan kanannya.
    
Kemudian security, Sahala Hasiloan Sianturi ingin menangkap Victor  yang sedang terbaring ditanah, seketika itu juga Victor langsung menusukan pisau ke arah perut Sahala Hasiloan dan iapun terjatuh ke tanah bersimbah darah.
 
Mengetahui korban terluka Victor kemudian melarikan diri diikuti dengan kelompok orang yang tidak dikenal lainnya.

Oleh rekan-rekan sesama security, Sahala dilarikan ke Puskesmas Serai Wangi, Kecamatan Talang Mandau, namun sesampai di Puskesmas Serai Wangi keadaan korban kritis banyak mengeluarkan darah dan nyawanya tidak dapat diselamatkan.

" Pelaku penusukan serta satu orang rekannya sudah diamankan ke Polsek Pinggir dan sudah diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya. (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat