Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Masjid-Masjid di Uighur Diubah Jadi Kafe dan Tempat Wisata
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 09:39:14 WIB
Masjid di Uighur (Foto: Republika.co.id)

SULUHRIAU- Masjid itu ditutup oleh Otoritas China dan diubah untuk kepentingan wisata.

Tak ada lagi aktivitas keagamaan di sana, hanya sekelompok orang yang berkumpul bersama. Menurut warga sekitar, pemandangan itu juga menjadi semakin lumrah.

“Kami takut sholat di luar rumah, jadi kami semua berkumpul di rumah untuk sholat,” kata warga itu merujuk pada kafe yang dioperasikan warga Cina Han dari provinsi Guangdong sejak 2019 lalu.

Mengutip The Asahi Shimbun Jumat (16/10/2020) nyatanya bukan hanya masjid di Kashgar saja yang diubah. Tetapi juga beberapa lainnya, termasuk di Urumqi dan wilayah sekitar. Serupa dengan sebelumnya, masjid itu ditutup oleh Otoritas Cina untuk kepentingan tujuan wisata.

Dari sumber laporan, daerah Kota Tua Kashgar dan sekitarnya memang masuk menjadi rencana tujuan wisata utama Beijing. Alhasil, bagian kota dan rumah atau bangunan lain dengan gaya Uighur tradisional, dirobohkan dan kembali dibangun di dekade terakhir.

Menurut penduduk setempat, sejumlah besar masjid berbagai ukuran yang tersebar di kota tua, juga memang telah ditutup selama dua hingga tiga tahun terakhir. Dari enam masjid yang tampak di kota tua Kashgar, lima telah ditutup.

Sementara menurut pengelola salah satu kafe, pihaknya mengaku telah menyewa tempat itu dari pemerintah setempat. Hal itu memang lumrah terjadi di Uighur, utamanya setelah perobohan banyak masjid.

Hal itu juga ditegaskan dalam sebuah studi, oleh Institut Kebijakan Strategis Australia (ASPI). Dalam temuannya, perobohan dan pembangunan kembali hingga penyewaan, terjadi di berbagai bagian lain di daerah otonomi Uighur Xinjiang.

Dalam laporan yang dirilis pada September kemarin, ASPI membuat perbandingan menggunakan citra satelit. Sampel 533 masjid dari 24 ribu atau lebih di wilayah tersebut dipilih. Sejak 2017, sekitar 65 persen masjid telah dihancurkan atau dibangun kembali untuk tujuan lain.

Namun demikian, seorang peneliti di organ Partai Komunis di Xinjiang mengeluarkan laporan pada 2015 yang mengatakan, "Jumlah masjid di Xinjiang sangat melebihi jumlah yang dibutuhkan untuk kegiatan keagamaan biasa dan beberapa telah menjadi basis bagi separatis dan radikal."

Atas dasar itu, Wang Wenbin, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, juga mengkritik keras laporan ASPI. Dia bahkan menyebutnya sebagai "pemalsuan anti-China."***

Sumber: republika.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat