Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Masjid-Masjid di Uighur Diubah Jadi Kafe dan Tempat Wisata
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 09:39:14 WIB
Masjid di Uighur (Foto: Republika.co.id)

SULUHRIAU- Masjid itu ditutup oleh Otoritas China dan diubah untuk kepentingan wisata.

Tak ada lagi aktivitas keagamaan di sana, hanya sekelompok orang yang berkumpul bersama. Menurut warga sekitar, pemandangan itu juga menjadi semakin lumrah.

“Kami takut sholat di luar rumah, jadi kami semua berkumpul di rumah untuk sholat,” kata warga itu merujuk pada kafe yang dioperasikan warga Cina Han dari provinsi Guangdong sejak 2019 lalu.

Mengutip The Asahi Shimbun Jumat (16/10/2020) nyatanya bukan hanya masjid di Kashgar saja yang diubah. Tetapi juga beberapa lainnya, termasuk di Urumqi dan wilayah sekitar. Serupa dengan sebelumnya, masjid itu ditutup oleh Otoritas Cina untuk kepentingan tujuan wisata.

Dari sumber laporan, daerah Kota Tua Kashgar dan sekitarnya memang masuk menjadi rencana tujuan wisata utama Beijing. Alhasil, bagian kota dan rumah atau bangunan lain dengan gaya Uighur tradisional, dirobohkan dan kembali dibangun di dekade terakhir.

Menurut penduduk setempat, sejumlah besar masjid berbagai ukuran yang tersebar di kota tua, juga memang telah ditutup selama dua hingga tiga tahun terakhir. Dari enam masjid yang tampak di kota tua Kashgar, lima telah ditutup.

Sementara menurut pengelola salah satu kafe, pihaknya mengaku telah menyewa tempat itu dari pemerintah setempat. Hal itu memang lumrah terjadi di Uighur, utamanya setelah perobohan banyak masjid.

Hal itu juga ditegaskan dalam sebuah studi, oleh Institut Kebijakan Strategis Australia (ASPI). Dalam temuannya, perobohan dan pembangunan kembali hingga penyewaan, terjadi di berbagai bagian lain di daerah otonomi Uighur Xinjiang.

Dalam laporan yang dirilis pada September kemarin, ASPI membuat perbandingan menggunakan citra satelit. Sampel 533 masjid dari 24 ribu atau lebih di wilayah tersebut dipilih. Sejak 2017, sekitar 65 persen masjid telah dihancurkan atau dibangun kembali untuk tujuan lain.

Namun demikian, seorang peneliti di organ Partai Komunis di Xinjiang mengeluarkan laporan pada 2015 yang mengatakan, "Jumlah masjid di Xinjiang sangat melebihi jumlah yang dibutuhkan untuk kegiatan keagamaan biasa dan beberapa telah menjadi basis bagi separatis dan radikal."

Atas dasar itu, Wang Wenbin, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, juga mengkritik keras laporan ASPI. Dia bahkan menyebutnya sebagai "pemalsuan anti-China."***

Sumber: republika.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat