Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Bicara di BNPB, Bupati Irwan Paparkan Pengelolaan Kebun Sagu yang Baik
Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:35:49 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Bupati Irwan Nasir berbagi pengalaman Kabupaten Kepulauan Meranti mengelola tanaman sagu dalam kaitannya mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada ratusan peserta yang mengikuti diskusi panel mengenai Mitigasi Vegetatif. Diskusi tersebut digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara daring, Senin (12/10/2020).

Bupati Irwan sendiri merupakan satu dari empat narasumber yang diundang BNPB. Narasumber lainnya adalah Bupati Batubara Sumatera Utara, Bupati Buleleng Bali dan Bupati Gorontalo Utara.

"Meranti pernah mengalami karhutla terparah pada tahun 2014 dengan perkiraan kerugian sekitar satu triliun rupiah," ungkap Bupati Irwan.
Musibah tersebut kenang Irwan menjadi perhatian nasional. Bahkan Presiden Jokowi pun sempat turun ke Meranti.

Namun pada akhirnya, berkat kearifan lokal masyarakat dalam mengelola kebun sagu, solusi mengantisipasi karhutla di lahan gambut pun ditemukan. Kearifan lokal tersebut berupa pengelolaan debit air di lahan gambut dengan metode sekat kanal.

"Sekat kanal sudah lama dibuat masyarakat yang pengelolaan kebun sagunya cukup baik. Dengan sekat kanal, debit air dijaga sehingga lahan gambut yang ditanami sagu tetap basah. Tanaman sagu sangat membutuhkan air untuk tumbuh dengan baik," jelasnya.

Terlebih, kata Irwan, kubah tanah gambut cukup dalam. Bila terbakar, akan menyimpan api yang tidak tampak di permukaan. Namun jika debit airnya terjaga dan lapisan bawah gambut tetap basah, maka api tidak bisa membakar lapisan kubah tersebut.

Hal itu berbeda jika ditanami dengan sawit yang lebih banyak membutuhkan air sehingga rawan gersang. Untuk itulah Pemkab Meranti menolak budidaya sawit di tanah gambut.

"Kami telah melarang budidaya sawit di Meranti. Kami hanya mendorong masyarakat menanam sagu," tukasnya.

Dengan kebijakan ini, Irwan mengaku telah mendorong sagu menjadi komodoti andalan daerah. Upaya itu sangat berat mengingat sagu nyaris ditinggalkam bahkan dianggap makanan kelas bawah.

"Kita sampai harus membuat festival pangan khusus sagu di Senayan. Meluncurkan sekitar 360 pangan dari sagu sehingga mendapatkan rekor MURI dan mendorong kerjasama dengan daerah-daerah penghasil sagu. Kita juga meminta Bulog ikut andil membeli sagu agar pangsa pasar sagu semakin luas," paparnya.

Dengan upaya-upaya tersebut, pasar sagu Meranti tetap terbuka, selain ada yang diekspor. Bahkan Irwan menghitung transaksi sagu per tahun mencapai dua triliun lebih dan itu jauh diatas APBD Kepulauan Meranti yang hanya sekitar satu setengah triliun per tahun.

"Sekarang ini kita mengembang sapuring atau sagu parut kering yang dapat digunakan untuk pakan ternak ayam dan bebek bahkan sapi," ungkapnya optimistis.

Pengelolaan sagu di Meranti yang dipaparkan Irwan banyak mendapat tanggapan peserta. Diantaranya, apakah apakah pohon sagu bisa menjadi penahan gelombang, tsunami dan apakah sagu bisa menjadi sekat bakar.(hpm)







 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat