Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Hukrim
Komplotan 'Trio' IRT Pencopet Ini yang Kerap Beraksi di Pasar-pasar Tradisional Digaruk Polisi
Selasa, 15 September 2020 - 13:54:03 WIB
Ketiga tersangka diamankan di Mapolsek Tanjungbalai Utara. (Foto: metro24jam.com)

SULUHRIAU- Tiga ibu rumah tangga (IRT) yang diduga merupakan komplotan pencopet yang selalu beraksi di sejumlah toko dan pasar-pasar tradisional diringkus personel Sat Reskrim Polres Tanjungbalai dan Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Utara, Senin (14/9/2020).

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan mengatakan, ketiga tersangka masing-masing, Poniem alias Ipon (45), warga pasar IV Desa Air Joman Baru, Saryani alias Nani (35) dan Suliem alias Sisu (37)–keduanya warga Desa Punggulan–Kecamatan Air Joman, Asahan.

Penangkapan ketiganya berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/16/VI/2020/SU/Res T Balai/Sek Utara, tanggal 22 Juni 2020 oleh Yesi (40), warga Jalan Kelong, Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Dalam pengaduannya, Yesi mengatakan, pencurian itu terjadi saat ia hendak membeli emas ke Toko Emas Milala di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Senin (22/6/2020) sekira pkl.10.30 Wib. Tanpa disadari Yesi, empat orang wanita merapat mendekatinya. Salah satu di antaranya kemudian mengambil dompet dari dalam tas sandang yang dibawa Yesi.

Akibat pencurian itu, Yesi mengaku kehilangan dompet warna biru yang berisi ATM, KTP dan uang tunai Rp3.000.000. Namun, tanpa disadari para pelaku, aksi mereka itu terekam kamera pengintai (CCTV) toko.

Berdasarkan pengaduan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Utara melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan personel Sat Reskrim Polres Tanjungbalai.

“Dari hasil penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV, terduga pelaku adalah Poniem alias Ipon bersama 3 temannya,” jelas Ahmad Dahlan.

Setelah 3 bulan berlalu, Poniem ternyata kembali mencoba melakukan aksi serupa di Tanjungbalai.

Kali ini ia berbaur di Pajak Bahagia, Jalan Bahagia, Kelurahan Tanjungbalai Kota I, Tanjungbalai Selatan. Namun, penampilan Poniem ternyata mendapat perhatian dari Tekab dan Polwan Sat Reskrim yang saat itu melakukan patroli di sekitar Pajak Bahagia.

Petugas langsung megamankan pelaku Poniem dan menginterogasinya. Setelah mencocokkan dengan rekaman CCTV, polisi kemudian mempertemukan Yesi dengan Poniem.

Yesi ternyata masih ingat betul dengan ciri-ciri wanita itu lalu membenarkan bahwa Poniem adalah wanita yang berada di dekatnya saat di Toko Emas Milala. Poniem kemudian mengakui telah melakukan pencurian bersama-sama Saryani alias Nani, Suliem alias Sisu dan SN (28)–warga Desa Sei Kamah, Kecamatan Sei Dadap, Asahan.

“Saat itu, tersangka berpura-pura hendak membeli di toko sambil mengapit calon korbannya. Lalu tersangka Poniem mengambil dompet milik korban saat korban lengah menawar barang akan dibeli. Selanjutnya, setelah berhasil, para tersangka meninggalkan lokasi dan berpura-pura tidak jadi membeli,” urai Ahmad Dahlan.

Dari hasil pencurian itu, masing-masing pelaku mendapat bagian Rp750.000. Berdasarkan pengakuan Poniem, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya ke Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman.

“Sekira pukul 22.40 Wib, tersangka Saryani berhasil diamankan dan kemudian Suliem sekira pukul 22.50 Wib. Kedua tersangka ini berhasil diamankan di rumahnya masing-masing,” jelasnya dilansir dari metro24jam.com, Selasa (15/9/2020).

Selanjutnya, polisi bergerak ke Desa Sei Kamah, Kecamatan Sei Dadap, namun SN belum ditemukan. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 3 potong jilbab, sepotong baju warna kuning ungu dan celana panjang warna kuning milik Saryani, sepotong baju warna hitam dan masker milik Suliem–seluruhnya dipakai saat beraksi.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah pakaian yang diakui dibeli masing-masing tersangka dari uang hasil kejahatan, yaitu baju warna kuning dan celana panjang warna kuning dari Poniem.

Baju warna kuning dari Saryani dan sepasang pakaian warna abu-abu corak merah dan hitam milik Suliem. Selanjutnya, ketiga tersangka diboyong ke Mapolsek Tanjungbalai Utara untuk menjalani penyidikan. ***







 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat