Selasa, 18 Agustus 2026 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat | Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus | Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
 
 
☰ Peristiwa
Bupati Irwan Terima Pengeloaan Sarana 18 Sekolah dari Kementrian PUPR
Rabu, 09 September 2020 - 19:24:37 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, serahterimakam Pengeloaan Pekerjaan Revitalisasi dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah Kabupaten Kepulauan Meranti dari Balai Permukiman Kementrian PUPR kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Penyerahan fasilitas untuk peningkatan mutu pendidikan di Kepulauan Meranti itu dipusatkan di Gedung SDN 02 Selatpanjang Kota, Rabu (9/9/2020).

Dijelaskan Kepala Balai Permukiman Kementrian PUPR Wilayah Riau Ikhwan Ihsan, dalam kegiatan ini Kementrian PUPR akan melakukan penyerahan Pekerjaan Revitalisasi dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah untuk 18 Sekolah di Kepulauan Meranti kepada Pemkab. Meranti yang akan diterima langsung oleh Bupati Drs. H. Irwan M.Si. Penyerahan fasilitas untuk peningkatan mutu pendidikan di Kepulauan Meranti ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh kedua belah pihak yang dilanjutkan dengan penyerahan dokumen.

Lebih lanjut dijelaskan Ikhwan, Kementrian PUPR sangat konsen melaksanakan kegiatan pembangunan khususnya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan serta air bersih dan sanitasi.

Untuk itu bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan atau renovasi dapat memanfaatkan program ini dengan cara memasukan usulan yang di input melalui Dapodik kemudian diteruskan oleh Dinas Pendidikan ke Kementrian PUPR untuk mendapatkan alokasi kegiatan rehap sekolah.

Diakui Ikhwan, untuk melakukan renovasi sekolah di Kabupaten/Kota di Indonesia pihak Kementrian juga kewalahan. Namun Kementrian tetap memberikan kesempatan kepada Pemda untuk memasukan usulan proposal sesegera mungkin dengan melampirkan profil sekolah secara lengkap.

"Dengan begitu sekolah yang rusak berat akan ditangani oleh Kementrian PUPR, syaratnya harus sekolah yang rusak berat.." ujar Ikhwan.

Saat ini setelah dilakukan serah terima kegiatan renovasi sekolah tersebut, pihak sekolah diminta untuk memperhatikan hasil pekerjaan dan jika ditemukan kekurangan segera memberitahu pihak Balai Pemukiman Kementrian PUPR selaku pelaksana karena selama 6 bulan kedepan masih masuk proses pemeliharaan.

Ikhwanoun berharap dengan selesainya kegiatan renovasi sekolah ini apa yang diharapkan pemerintah yakni peningkatan mutu pendidikan diderah dapat terwujud.

"Dengan dibangunya sekolah hendaknya dapat ditindaklanjuti dengan meningkatkan mutu pendidikan di Meranti," harapnya.

Pada kesempatan itu selain berbicara masalah renovasi gedung sekolah, Kepala Balai Permukiman Kementrian PUPR Wilayah Riau juga mengungkapkan tentang berbagai kegiatan yang dilaksanakan Balai Pemukiman diwilayah Riau yang dapat dikanfaatkan oleh Oemerintah Daerah.

Seperti pembangunan TPA sampah yang masih masuk kewenangan Kementrian PUPR dan dinilai sangat dibutuhkan Meranti, untuk mendapatkan alokasi pembangunan ini Kementrian PUPR dikatakan Ikhwan memprasyaratkan kepada Pemda untuk menyediakan lahan terlebuh dahulu."Jika lahan sudah tersedia mudah-mudahan tahun 2021 Pembangunan TPA sampah dapat difasilitasi Kementrian PUPR," jelasnya.

Selain itu juga ada kegiatab pengelolaan air limbah (Sanitasi), serta pengolahan air minum namun khusus untuk air minum syaratnya posisi sumber air harus dekat dengan lokasi mesin penyaringan. Dan yang juga bermanfaat adalah Kementrian PUPR juga siap memfasilitasi berbagai kegiatan yang closingnya untuo pemberdayaan dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

"Silahkan Pemda melalui Satker terkait memasukan usulan (proposal lengkap) karena masalah air bersih dan Pamsimas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat ini masuk dalam kewenangan Balai Pemukiman," imbuhnya lagi.

Sementara itu menyikapi penyerahan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar program Kementrian PUPR ini, disambut baik oleh Bupati Irwan dengan mengucapkan terima kasih yang tinggi kepada Kementrian PUPR khususnya Balai Pemukiman Kementrian PUPR. Bupati berharap kegiatan ini pembangunan ini terus belanjut karena memang masih banyak sekolah-sekolah di Meranti yang kondisinya memperihatinkan dan butuh direnovasi segera.

Untuk itu sesua dengan permintaan dari Kepala Balai Permukiman Kementrian PUPR Wilayah Riau Ikhwan Ihsan, Bupati meminta kepada Kades/Lurah serta Camat untuk memantau sekolah-sekolah yang rusak berat diwilayahnya. Minimal dalam 1 Kecamatan ada beberapa sekolah yang dapat diperbaiki.

"Saya minta kepada Camat dapat mengusulkan beberapa sekolah yang terdapat di Desa/Kelurahan untuk direnovasi atau ditangani oleh Kementrian PU dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di Meranti," ujar Bupati.

Begitu juga kepada Kepala Sekolah Bupati juga meminta jika mendapati sekolah yang dinilai patut diperbaiki segera mengusulkan secara aktif melalui Dinas Pendidikan untuk difasilitasi ke Kementrian PU.

Kemudian terkait peluang-peluang yang bisa diraih Meranti untuk mendapatkan alokasi berbagai kegiatan dari Kementrian PUPR seperti disebutkan pihak Balai Pemukiman Wilayah Riau. Dijelaskan Bupati Irwan, saat ini untuk memasukan usulan Pemda terkendala SK Kementrian LHK yang memasukan sebagian besar wilayah atau lahan kosong di Meranti kedalam kawasan hutan.

"Sehingga menyulitkan Pemerintah Kabupaten untuk menggesa pembangunan daerah, karena terbentur izin mendirikan bangunan yang mengacu pada Tata Ruang Wilayah," jelas Bupati.

Namun begitu seiring perjuangan Pemkab. Meranti untuk membebaskan kawasan wilayah hutan ini, Bupati meminta kepada para Kepala Sekolah untuk tetap mengusulkan perbaikan bangunan rusak untuk direnovasi. Karena dengan keterbatasan anggaran APBD Meranti saat ini bantuan dari Pusat melalui APBN memang sangat dibutuhkan khususnya dari Balai Pemukiman Kementrian PUPR Wilayah Riau.

Terakhir dengan semakin baiknya fasilitas pendidikan Bupati meminta kepada pihak sekolah harus diiringi pula dengan peningkatan mutu pendidikan, dan Pemerintah Daerah akan berupaya mendukung dengan membantu menyediakan mobiler baru (kursi/meja belajar) sehingga gedung yang sudah baik juga memiliki mobiler yang bagus.

"Program ini tahun depan harus dapat diprioritaskan dengan begitu gedung yang sudah  baik saat ini juga dilengkapi dengan mobiler yang baik pula," ucap Bupati.

Dihadapan para Kepala Sekolah yang hadir orang nomor satu di Kepulauan Meranti ini juga berpesan agar memperhatikan masalah penghijauan sehingga tercipta kondisi sekolah yang asri dan sejuk yang pastinya dapat memacu semangat belajar mengajar dari guru pada peserta didik.

Bupati juga mengingatkan kepada pihak sekolah seiring telah diterapkannya proses belajar mengajar dengan tatap muka di Meranti untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat yang diikuti dengan pembatasan jam belajar agar murid dan guru tetap terlindungi dari penularan Virus Covid-19 dan proses belajar mengajar berjalan dengan baik.

Bahkan Bupati mengancam jika menemukan sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan akan ditutup. "Jika petugas menemukan sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan maka Pemkab. Meranti akan menutup sekolah ini, jadi tolong penerapan protokol kesehatan diperhatikan," ancamnya.

Terakhir Bupati Irwan menginformasikan juga setelah membolehkan sekolah tingkat SMP menjalankan proses belajar mengajar dengan tatap muka, kedepan jika tidak ada aral melintang Pemkab Meranti akan melanjutkan dengan sekolah tingkat SD namun untuk saat ini hanya diberlakukan untuk sekolah SD yang berada diluar Kecamatan Tebing Tinggi. (hpm, jan)



 
Berita Lainnya :
  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
  • Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    02 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    03 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    04 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    05 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    06 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    07 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    08 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    09 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    10 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    11 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    12 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    13 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    14 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    15 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    16 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    17 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    18 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    19 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    20 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    21 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    22 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat