Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Membangkit Batang 'Taghondam', Wujudkan 'Umbio Nagoghi' Berdaya dan Berbudaya
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 20:21:28 WIB

SULUHRIAU, Rumbio-  Upaya mendorong dan mengangkat marwah Kenegerian Rumbio (Nagoghi Umbio) sebagai Negeri (Nagoghi) Berdaya dan Berbudaya, menjadi isu sentral diskusi Datuok Godang, H Edi Susanto SH, MH, Jumat (28/8/2020) di Rumbio.

Menurut Datuok Godang, bagaimana Umbio berdaya dan berbudaya, maka ini perlu mambangkit batang batang taghondam (terendam).

Membangkit batang (pohon) yang terendam dalam KBBI, artinya membangkitkan kembali marwah atau kehormatan yang telah lama terpendam atau terabaikan karena suatu keadaan.

Menurut Datuok Godang Edi sebagaimana dishare di WA grup Forum Komunikasi Masyarakat Nagoghi Umbio, yang dimaksudkan membangkit batang taghondam dalam hal ini ialah 'ruh' adat yang selama ini sudah tenggelam seperti tradisi-tradisi dan juga etika sopan- santun orang beradat.

Hal ini dapat dirasakan di beberapa hal, misalnya di Umbio memiliki sejarah dan cerita rakyat serta permainan tradisional, namun sudah tenggelam. Dan nyaris generasi sekarang tidak mengetahuinya lagi.

"Padahal ini adalah khas dan khasanah kita masyakat Umbio. Nah ini perlu dibangkitkan kembali," ujarnya.

Demikian juga halnya dengan hukum-hukum yang sudah baku dalam tatanan banagoghi (bernegeri/daerah) bakoghong bakampuong.

Mengenai Umbio berdaya, inilah tugas seluruh para datuk dan seluruh kepala desa serta cerdik pandai bersinergi untuk melaksanakan program pemberdayaan di berbagai bidang.

Dalam hal ini tentunya diperlukan para datuk mampu menjalin hubungan baik dengan pemerintah yang lebih tinggi.

"Sehubungan dengan ini tentunya aset nagoghi termasuk anak kemanakan di perantauan, mesti terdata keberadaannya. Sebab banyak yang cinta dan peduli Umbio," pungkas Datuk Godang Umbio ini.

Di bagian lain,  salah seorang tokoh Rumbio menyebat adat di Umbio sungguh indah, nan kociok disayangi nan godang dihormati. Nan tinggi saghantiong nan didahulukan salangka dapat dijadikan panutan arif dan bijak dalam bertindak.

Di dalam nagoghi nan bakoghong bakampuong juga terdapat aturan adat pantang dan larangan.

Mau tahu adat yang sabenar adat yakni, yang tidak lekang karena panas, tidak lapuk karena hujan dibubut tidak layu diasah tidak retak. Itulah adat basandi syara' dan syara' basendi Kitabbullah.

Yang tersebut dapat dirasakan kalau sudah sasuai alur dan patut. Besar mamak (paman) karena kemanakan.

Maka dari itu berjumpa bide orang tua-tua:  Daun (tawuok) paku kacang belimbing, sayak tempurung dilenggak-lenggokkan.
Anak dipangku kemenakan dibimbing orang kampuong dipatenggangkan.

Dengan demikian, kepedulian bersama basamo sangat diperlukan. Mudahan-mudahan lai bosuo ghasuok jo ghokamnyo," demikian kata salah seorang tokoh Rumbio. (sr2)





 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat