" />
 
Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Babi Rusa dari Indonesia yang Dijuluki "Babi Terjelek di Dunia" Tiba di Kebun Binatang London
Minggu, 16 Agustus 2020 - 10:38:25 WIB
Babirusa biasanya ditemukan di rawa-rawa dan hutan tropis Indonesia, memiliki tubuh seperti gentong dengan kaki halus seperti rusa. (Foto: PA Media)

SULUHRIAU- Sepasang babi rusa yang dijuluki "babi paling jelek di dunia" telah tiba di kebun binatang London.

Babi rusa tak berbulu, bernama Budi dan Beth, akan menghabiskan beberapa minggu di dalam kandang, sebelum mereka bisa keluar untuk disaksikan para pengunjung.

Hewan unik ini juga dihubung-hubungkan dengan makhluk pada buku Harry Potter karangan JK Rowling.

'Kami adalah ibu dari hewan-hewan ini', kisah pekerja kebun binatang yang memilih merawat hewan tanpa digaji, walau sudah dipecatSiasat pengelola kebun binatang agar rusa tidak 'dikorbankan' ke macan

Petugas kebun binatang, Hannah Joy mengatakan: "Tak ada satu pun yang memanggil mereka cantik."

Sepasang babi rusa ini memiliki kulit abu-abu keriput dengan moncong panjang yang basah.

Keduanya telah bergabung di kebun binatang sebagai bagian dari program pengembangbiakan internasional untuk spesies tersebut. Mereka masuk kelompok "rentan" di alam liar karena mulai kehilangan habitat dan diburu untuk dijual.

Joy mengatakan orang-orang yang tinggal bersama babi rusa di Indonesia, menjuluki keduanya "babi setan, karena tanduk mereka yang panjang dan cacat - yang sebenarnya adalah gigi yang tumbuh melewati hidung mereka, lalu melengkung ke belakang."

Babi ini makan daun-daunan, buah-buahan, beri, kacang, jamur, kulit pohon, serangga, ikan dan mamalia kecil.

Perangai Budi mirip seperti tokoh dalam Harry Potter, yaitu Professor Lupin, yang bisa berubah menjadi serigala pada malam hari, dan Beth mirip dengan jin Dobby, kata Joy.

"Sama seperti karakter terkenal itu, mereka benar-benar telah memenangkan hati kami- cara mereka mengibas ekornya di saat senang, adalah sebuah kebahagiaan tersendiri untuk dilihat.

"Kami bertekad untuk mengajak pengunjung untuk berbagi cinta kami kepada babi yang bentuknya unik, yang terkenal sebagai yang paling jelek di dunia." katanya dilansir dari BBCIndonesia.com, Ahad (16/8/2020).

Hewan ini masuk sebagai kelompok "rentan" di alam bebas karena habitatnya menyusut dan terus diburu untuk dijual.

Beth, salah satu babirusa yang sudah tiba di kebun binatang London.

Beth baru saja berusia dua tahun, sementara Budi berusia satu tahun dan akan tumbuh besar dengan tanduk spiral yang menjadi ciri fisik dari pejantan.

"Mereka mungkin bukan hewan asli Indonesia yang paling fotogenik, tapi babi rusa sangat memiliki peran penting dalam ekologi hutan - mengaduk-aduk tanah dan menyebarkan benih saat mereka mencari makan," kata Joy.

"Mereka sungguh hewan yang luar biasa yang butuh perlindungan dari kita." katanya.

Editor: Khairul




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat