Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Kalau Rizieq-UAS Lawan Puan- Gibran di 2024, Kira-kira Anda Pilih Siapa?
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 23:55:19 WIB
Habib Rizieq Shihab. [YouTube]

SULUHRIAU- Pemilu presiden dan wakil presiden masih akan berlangsung beberapa tahun lagi: 2024. Tetapi geliat persiapan menuju ke sana sudah terasa dari sekarang.

Berbagai polling dibuat -- baik oleh organisasi maupun individu -- untuk memotret kira-kira siapa kandidat yang punya peluang besar, juga membaca seperti apa perilaku publik.

Salah satu polling menarik  sekarang ini sedang diselenggarakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain melalui Twitternya. Dia memasangkan Habib Rizieq Shihab - Ustaz Abdul Somad melawan Puan Maharani - Gibran Rakabuming Raka.

Andaikata pemilu presiden tahun 2024 diselenggarakan sekarang dan calon pasangannya head to head antara Habib Rizieq Shihab - UAS menghadapi Puan Maharani - Gibran, siapa pilihan netizen?

Hasil polling sementara waktu yang dikutip Suara.com dari timeline Twitter @ustadtengkuzul menunjukkan mayoritas netizen memilih pasangan Habib Rizieq Shihab - UAS. Mereka mendapat dukungan 78,4 persen. Sedangkan duet Puan - Gibran hanya dapat 7,2 persen atau lebih rendah dari golput yang mencapai dua kali lipatnya: 14,4 persen.

Dikutip dari Suara.com, motivasi dan tujuan Tengku melakukan polling serta kenapa memasangkan tokoh agama dengan tokoh nasionalis, dia bilang
Dia bilang mau tahu saja bagaimana kedudukan tokoh agamis dibandingkan tokoh nasionalis di mata rakyat Indonesia sekarang ini.

Tengku mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa pertarungan antara kelompok agamis yang dipelopori  Hasyim Asy'ari saat menjadi pioner mendirikan Partai Masyumi pada 9 September 1945 dengan kelompok nasionalis pimpinan Bung Karno lewat PNI. Di tahun 1955, hasil pemilu imbang. Sama-sama dapat 58 kursi konstituante.

Tetapi semenjak Presiden Soeharto sampai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata Tengku, praktis dikuasai pihak nasionalis sekuler, kalau mungkin Gus Dur dianggap pemimpin agamis.

"Pada pemilu 2024 nanti saya mau tahu apakah pemimpin kelompok agamis akan lebih berpengaruh dan disukai rakyat dibandingkan pemimpin dari kelompok nasionalis sekuler yang dianggap tidak cinta dengan agama? Mari kita lihat bersama," kata Tengku.

Mengapa Tengku memasangkan Puan dan Gibran?

"Gaya-gayanya kelompok nasionalis dari PDIP ingin memajukan Puan Maharani, setidaknya saat masih dipimpin Ibu Mega. Sementara Pak Jokowi sudah kelihatan mau menaikkan anaknya jadi wali kota Solo. Sebuah persiapan kaderisasi jadi penguasa juga?" katanya.

"Lawannya ya tidak usah tanggung-tanggung. Dari kelompok agamis HRS dan UAS yang jelas dikenal luas, dicap sebagai oposisi... Kalau tokoh-tokoh dari NU, misalnya, kan bukan oposisi..." Tengku menambahkan.

Menurut Tengku soal besar kecilnya peluang Habib Rizieq Shihab - UAS bisa diusung ke bursa pemilu presiden tergantung keadaan.

Jika batas minimal untuk mencalonkan dari partai dinolkan, bukan mustahil kedua akan diajukan salah satu partai Islami. Cuma saja apa berani penguasa dan partai penguasa mengnolkan batas minimal itu?" kata dia.

Besaran presidential threshold  atau syarat partai bisa mengusung calon  saat ini 20 persen atau 25 persen total suara di DPR atau suara sah nasional.

Tak perlu dinolkan, menurut Tengku, batas minumum mencalonkan diturunkan jadi delapan persen  saja, kemungkinan calon dari kelompok agamis akan muncul.

"Dan Gus Dur pernah menang dari kelompok agamis, bukan? Mengalahkan Ibu Megawati dari kelompok nasionalis sekuler. Padahal PDIP saat itu memenangkan pemilu tahun 1999," kata Tengku. (***)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat