Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Ekbis
Produknya Diberi Nama 'Rambut Kemaluan', Pabrik Bir Ini Minta Maaf
Minggu, 09 Agustus 2020 - 20:24:04 WIB
Ilustrasi botol bir. [Shutterstock

SULUHRIAU- Sebuah pabrik pembuatan bir di Kanada meminta maaf usai tanpa sadar memberi nama produknya yang berarti rambut kemaluan di bahasa Maori, penduduk asli Selandia Baru.

Dilansir dari suara.com yang menyadur BBC, Ahad, (9/8/2020), Hell's Basement Brewery di Alberta merilis pale ale Huruhuru tanpa mengetahui nama itu merujuk pada rambut kemaluan.

Mulanya, pihak Hell's Basement mengira bahwa Huruhuru hanya berarti bulu.

Dengan memilih kata Huruhuru, perusahan berupaya membangun kesan bahwa produk bir fermentasi ini sangat ringan bagai bulu.

Hingga akhirnya, seorang tokoh Maori Te Hamura Nikora mengungkap interoretasi umum dari kata tersebut melalui unggahan facebook.

Ia mengatakan Huruhuru dalam budaya Maori biasa digunakan untuk menyebut rambut kemaluan.

Mengetahu fakta ini, pabrik bir ini meminta maaf ke dan menyebut produk Hurhuru akan berganti nama.

"Kami mengakui bahwa kami tidak menganggap penggunaan umum istilah huruhuru sebagai istilah untuk rambut kemaluan, dan konsuktasi dengan perwakilan Maori akan menjadi referensi yang lebih baik dari pada kamus online," ujar Mike Patriquin dari Hell's Basement Brewery.

"Kami ingin memperjelas secara khusus bahwa bukan niat kami untuk melanggar atau menyinggung budaya atau orang Maori, kepada yang merasa tidak dihargai, kami meminta maaf," sambungnya.

Sebelumnya, Nikora juga mengkritik sebuah toko kulit di Selandia Baru yang juga menggunakan nama Huruhuru. Ia mengatakan telah menghubungi toko dan tempat pembuatan bir atas penggunaan kata tersebut.

"Beberapa orang menyebutnya apresiasi, saya menyebutnya apropriasi," kata Nikora.

"Itu penyakit yang mereka miliki. Hentikan. Gunakan bahasa anda sendiri," sambungnya.

Juru bicara toko kulit di Selandia Baru mengatakan mereka tidak bermaksud menyinggung dengan nama itu.

Adapun mereka menggunakan Huruhuru untuk merujuk ke wol atau bulu.

Suku Maori merupakan penduduk yang telah mendiami Selandia Baru sejak sekitar seribu tahun yang lalu.

Asal muasal suku ini diperkirakan dari wilayah di kepulauan Polinesia yang bernama Hawaiki, bertempat di Samudera Pasifik bagian selatan, mengutip laporan Newzealand.com. (***)




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat