Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Instiawati Ayus: Harus Ada Menteri dari Riau di Kabinet Jokowi!
Selasa, 07 Juli 2020 - 13:42:19 WIB

SULUHRIAU- Presiden RI Harus memasukkan seorang Menteri dari Riau pada reshuffle Kabinet Kerja Jilid 2. Kontribusi Bumi Lancang Kuning ke NKRI sangatlah besar dan harus dikompensasikan dengan minimal satu kursi Menteri.

Isu reshuffle atau perombakan kabinet belakangan menghangat dan menjadi bola liar usai Presiden RI Joko Widodo memarahi para menterinya di sidang kabinet 18 Juni lalu. Menurut Anggota DPD RI Asal Riau, Dr. Hj. Intsiawati Ayus, SH., MH., ini harus dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat Bumi Lancang Kuning untuk kembali mengajukan proposal kepada Presiden agar, putra Riau diberi kepercayaan menjadi menteri.

“Bukan hanya untuk percepatan pembangunan, tapi juga meningkatkan kelas Riau di kancah perpolitikan dan pembangunan nasional,” tegasnya.

Riau sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar di negeri ini seharusnya menjadi pertimbangan Presiden dalam menyusun kabinet. Besarnya kontribusi Riau, baik dari segi kekayaan alam dan posisi strategis Riau di lintas perdagangan dunia harus dapat porsi lebih.

“Bali, Sumatera Barat, Aceh, Sulawesi Selatan bahkan Papua selalu langganan mendapat ‘jatah’ Menteri saat penyusunan kabinet. Sementara sepanjang Indonesia merdeka, Riau hanya tiga kali kebagian Menteri,” lanjut Intsiawati.

Sampai saat ini, baru Syarwan Hamid, Darwin Saleh dan Lukman Edy, putra Riau yang pernah menduduki posisi Menteri. Syarwan menjabat Menteri Dalam Negeri di Kabinet Reformasi Pembangunan  tahun 1998, Lukman Edy Menteri Menteri Percepatan Daerah Tertinggal era SBY 2007-2009 dan Darwin Saleh sebagai Menteri ESDM 2009-2011. Setelah itu tidak pernah ada lagi Menteri dari Riau. Kalah dengan Bali dan Sumatera Barat yang tidak pernah absen masuk kabinet.

Disadari Intsiawati, Budaya balas jasa sangat kental dalam dunia politik. Partai selaku pengusung tentu mendapat prioritas dalam penyusunan kabinet. Namun kontribusi daerah juga harus dipertimbangkan oleh Presiden saat menentukan pembantu-pembantunya.

“Orang Riau juga banyak yang memiliki kualitas dan kompetensi di segala bidang. Track recordnya juga banyak yang bagus-bagus.  Dan jika Presiden butuh masukan saya siap membantu,” tandasnya.

Menurut Senator yang akrab disapa Iin ini, sudah saatnya Presiden RI memberi perhatian lebih pada Riau. Diharapkan dengan adanya Pos Menteri yang dijabat oleh putra asli Riau, bisa memberikan kesejahteraan pada Provinsi ini.

Riau sudah sejak dulu menyumbang banyak hal pada NKRI, sudah saatnya mendapat prosi dan kue pembangunan yang lebih besar.  (rls)



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat