Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
UAS Ungkap Alasan Bertemu Prabowo Saat Pilpres Lalu
Senin, 06 Juli 2020 - 10:54:59 WIB
Ustadz Abdul Somad bertemu Prabowo Subianto saat pergelaran pilpres.
[Foto: Dok. Tangkapan Layar]

SULUHRIAU- Presiden Nusantara Foundation di Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali menggelar acara bincang santai bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) pada Ahad (5/7/2020) malam.

Dalam acara yang digelar secara daring tersebut, Ustadz Shamsi Ali bertanya tentang dukungan UAS terhadap Prabowo Subianto pada momentum Pilpres 2019 lalu.

Dia bertanya tentang perasaan UAS setelah melihat Prabowo yang justru bergabung dengan pemerintahan setelah Pilpres selesai. Lalu, UAS pun menjawab dengan menyampaikan tiga hal.

“Ada tiga hal ustadz, yang pertama saya tidak pernah menyamapaikan pendapat saya. Setiap menjawab pertanyaan saya katakan ini Mazhab Syafi’i, ini pendapat Imam Nawawi, ini pendapat Ibnu Hajar Al-Haitami,” ujar UAS menjawab pertanyaan Ustadz Imam Shamsi Ali.

Begitu juga dalam situasi pandemi Covid-19 ini, UAS mengaku tidak pernah menyampaikan pendapat pribadinya. Dia hanya menyampaikan ajaran dari kitab yang dibacanya, sehingga UAS merasa lebih aman ketika mengutarakan pendapat.

“Begitu juga saat memutuskan saya harus bertemu dengan Pak Prabowo, itu bukan ijtihad saya, tapi saya mengikuti ijtihad ulama,” ungkap UAS.

Menurut UAS, ada tiga orang yang saat itu meminta dirinya untuk bertemu dengan Prabowo. Saat itu dia pun berpikir bahwa ketiga orang tersebut tidak memiliki kepentingan apapun. “Maka, ketika saya diminta bertemu, saya bertemu, dan saya tidak terpikir apa konsekuensi setelah itu. Karena memang saya orang yang dididik untuk patuh kepada ulama, menghormati ulama, apa kata ulama,” katanya.

Kedua, UAS juga menegaskan bahwa ia tidak pernah mendukung sosok seseorang dalam dunia politik. Dia mengaku hanya mendukung gagasan dan ide-idenya saja. “Maka, ketika ada orang yang bertanya pada saya, apakah ustadz kecewa (pada Prabowo), saya katakan saya tidak pernah kecewa, karena saya tidak  melihat orang, yang saya lihat adalah gagasan atau ide-ide,” jelas UAS.

Ketiga, UAS merasa bahwa ada hikmah yang luar biasa setelah bertemu dengan Prabowo pada momentum Pilpres 2019 lalu. Karena, seandainya ia hanya diam saja dan terus berceramah, maka disertasinya di Sudan mungkin tidak akan selesai.

“Tapi begitu bertemu tangga 11 Maret, 12 Maret saya menghilang, nomor saya diretas, kemudian twiter saya diretas. Lalu saya dibuli, dihabisi. Di situlah saya fokus menulis. Karena saya tidak buka handphone sama sekali,” ungkapnya.

Setelah fokus menulis, disertasinya pun akhirnya selesai. Kemudian, pada Juli 2019 UAS berangkat ke Sudan sampai akhirnya ia menjalani sidang disertasinya pada 24 Desember 2019.

“Dan di situ saya melihat ada rencana Allah yang luar biasa. Saya hanya berpikir baik, berusaha berbuat baik. Allah kasih baik, saya syukur. Allah kasih kurang baik menurut pandangan saya saya bersabar, saya serahkan kepada Allah,” jelasnya.

“Tapi ada hikmah, pembelajaran terhadap diri saya. Orang menang mungkin banyak kawan, orang kalah punya teman sejati,” tutup UAS.

sumber: Republika.co.id
Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat