Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Sebelum Sekolah Dibuka, Dokter Anak Minta Orangtua Perhatikan Hal Ini
Kamis, 11 Juni 2020 - 19:52:17 WIB

SULUHRIAU- Wacana kembalinya kegiatan sekolah muncul seiring berjalannya masa transisi new normal. Untuk itu, dokter anak memberikan pesan bagi orangtua yang ingin anaknya kembali ke sekolah.

Meski Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah mengeluarkan rekomendasi bahwa sekolah baiknya jangan dulu dibuka hingga kasus Covid-19 menurun, namun bukan hal yang mudah untuk menentukan sikap yang baku.

"Ini gak mudah untuk sekolah kembali. IDAI juga hati-hati dalam memberikan rekomendasi karena ini risikonya besar. Jadi dari pihak sekolah, orangtua juga harus paham dan mengerti semuanya," kata dokter spesialis anak Dr. Ari Prayitno, Sp.A.(K) dalam Webinar IDAI melalui kanal YouTube Primaku, Kamis (11/6/2020).

Menurut Ari, kalau pun sekolah akan dibuka kembali pada tahun ajaran baru bulan depan, tentu tidak bisa berjalan seperti sebelumnya. Harus ada tatanan baru yang diberlakukan agar sekilah tidak menjadi tempat penularan virus corona.

Menurut Ari, siswa-siswa PAUD, TK, dan SD lah yang perlu perhatian khusus. Karena anak-anak usia tersebut belum sepenuhnya bisa diberikan pengertian untuk tetap melakukan protokol kesehatan secara tertib.

"Anak gak mungkin bisa jaga jarak, dia pasti akan nempel, akan dekat dengan temannya apalagi bermain, saling sentuhan fisik. Kemudian apakah dia akan konsisten pakai masker, juga sulit kan," katanya.

Anak-anak juga harus selalu diajarkan mencuci tangan bukan hanya setelah pulang sekolah tetapi setiap kali menyentuh benda di sekitarnya yang mungkin bisa menjadi media penularan.

Salah satu yang dikhawatirkan, lanjut Ari, jika ada anak yang tidak memiliki gejala apa pun tapi ternyata memiliki virus ditubuhnya.

"Mereka harus di-screening ada demam atau tidak. Walaupun orangtua pada umumnya lebih menjaga anaknya tidak sekolah. Ada beberapa yang harus disiapkan," ucapnya.

Ari mengingatkan bahwa kurikulum juga harus disesuaikan dengan kondisi saat ini. Kalaupun sekolah kembali dibuka, sebaiknya proses belajar tatap muka tidak sesering biasanya dan tetap melanjutkan belajar dari rumah. [src,jan]






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat