Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Metropolis
Kondisi PSBB Pekanbaru,
Makin Dekat Lebaran Makin Padat di Jalan, Suara Warga: 'Tak Ada PSBB'
Kamis, 21 Mei 2020 - 12:02:37 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sejak beberapa hari belakangan, hingga H -3 lebaran Idul Fitri 1441 H/ 2020 M, di berbagai tempat umum, termasuk di jalan-jalan raya, sangat ramai berkumpul dan hilir mudik warga kota.

Padahal di Riau ada enam daerah yang kini tengah masa penerapan Pembatasan Sosial  Berskala Besar (PSBB), termasuk ibu Kota Provinsi berjuluk Lancang Kuning ini, Kota Pekanbaru yang sudah menjalankan PSBB tahap III saat ini untuk memutus penularan virus corona (covid-19).

Tapi apa yana, kesan PSBB yang sejatinya untuk memutus penularan virus corona atau civid-19 yang telah banyak makan korban jiwa manusia itu seperti tidak dihiraukan lagi.

Pantauan di sejumlah mall, toko-toko dan di tempat lain, banyak kerumunan masyarakat. Jalan sekarang sudah macet, lihat saja Jalan Tuanku Tambusai, Jalan HR Soebrantas, Jl Sudirman, Kaharuddin Nasution dan hampir seluruh ruas jalan di kota ini, penuh sesak, tak obah seperti sebelum covid-19 ada. Telah 'berdamai dengan corona?'.

Bahkan sejumlah warga mengaku tidak lagi percaya dengan penerapan PSBB. Amri (40) warga Jl Kaharuddin Nasution, mengaku kecewa, kalau awalnya ia yakin dengan penerapaan PSBB, tapi kian hari tak terlihat katanya iktikat semua, baik pihak warga maupun kebijakan pemerintah.

"Saya kemarin tu dirumah saja, tapi banyak informasi, bahwa orang banyak juga di luar sana beraktivitas, dan tak ada sanksi, bahkan bepergian boleh juga dengan kendaraan umum, lalu siapa yang sanggup patuh sendiri" papar Amri salah seorang pedagang yang bukan menjual bahan pokok dan korban akibat covid-19 ini, Kamis (21/5/2020) beribincang dengan media ini.

Warga lain, Netty (35) juga menilai jika, tidak semua memahami dan menjalankan kebijakan pemerintah, apalagi kadang pemerintah juga berubah-berubah pernyataanya, tentu masyarakat tidak sabar.

"Saya lebih sebulab stay at home, lalu melihat sesekali ada perlu keluar, nyatanya ramai, apa kita aja yang bisa patuh,"katanya sembari mengatakan lihat saja kondisinya saat ini.

Warga Jalan Sodomulyo inj mengaku heran, lapak-lapak pedagang kaki lima dan jualan-jualan non kategori masuk dalam diperbolehkan aturan PSBB menjamur, itu tandanya masyarakat ramai membeli, kalau tak ada pembeli dagangan tidak akan dibuka. "Kesimpulan saya, mungkin tak ada lagi rasa PSBB, " ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemko Pekanbaru HM Noer Mbs sebelumnya mengatakan, soal masyarakat mulai ramai di jalan itu, bukan berarti PSBB dijalankan, kadang aparat penertiban juga tak mungkin menjangkau semua wilayah untuk penertiban. "Kita tetap konsiten dalam penegakan PSBB," pungkasnya.

Melihat kondisi seperti ini, entah bagaimana nanti saat lebaran dan pasca lebaran ini, bagaimana ancaman penyebaran virus corona. (prt)




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat