Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Seperti Apa Kehidupan Dunia Setelah Wabah COVID-19 Berakhir?
Senin, 11 Mei 2020 - 12:21:49 WIB
Foto: getty Images

SULUHRIAU- Pandemi global virus corona telah menyebabkan perubahan besar dalam kehidupan manusia. Para pakar mengatakan akan diperlukan waktu yang lama untuk kembali ke kehidupan normal seperti di awal tahun ini.

Seperti apa perjuangan yang harus kita lalui dan apa yang tidak akan berubah?

Dua belas wartawan BBC memaparkan pandangan mereka.

1. Kita semakin bergantung pada teknologi


Wartawan Teknologi BBC, Zoe Kleinman melihat masyarakat akan semakin bergantung pada teknologi setelah pandemi virus corona berkurang. Mulai dari Zoom sampai ke WhatsApp group, platfrom digital menjadi satu-satunya cara bekerja bagi kebanyakan orang, selain untuk berolah raga, mendapatkan pendidikan dan menikmati hiburan.

Batasan antara rumah dan pekerjaan akan semakin kabur.

Dia mengatakan bahwa kita perlu semakin berhati-hati saat memilih medium dan pesan apa yang akan disampaikan. Video conference menjadi hal yang umum.

2. Apa kita akan berhenti membeli pakaian?

Menurut wartawan bisnis Emma Simpson akan terjadi lonjakan penjualan setelah karantina wilayah untuk membendung Covid-19 berakhir karena toko-toko akan menurunkan harga.

Tetapi ini kemungkinan hanya akan berlangsung sementara waktu jika banyak orang mengalami pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Keberlangsungan dunia fashion akan sangat bergantung pada orang-orang yang memang memiliki sisa uang untuk dibelanjakan.

3. Apakah jam sibuk akan hilang?


Editor Bisnis BBC, Simon Jack mengatakan berbagai langkah darurat yang terpaksa dilakukan sejumlah perusahaan akan membentuk cara berpikir masa depan.

“Apakah kita tetap memerlukan kantor besar di pusat kota, di mana para staf bergantung pada sarana perhubungan yang sesak?"

Kerja di rumah diperkirakan dapat menghilangkan jam-jam sibuk.

Pegawai akan meminta lebih banyak fleksibilitas, fasilitas dan keamanan kerja.

Perusahaan akan mulai menyimpan dana kontan agar dapat menghadapi krisis di masa depan.

Dana Moneter Internasional (IMF), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Uni Eropa akan didesak untuk meningkatkan kegiatannya.

4. Tiket pesawat akan lebih mahal

Wartawan transportasi Tom Burridge mengatakan bahwa sebagian maskapai penerbangan kemungkinan tidak akan dapat bertahan karena pandemi global virus corona.

Pandemi juga akan membuat bisnis dan orang-orang memiliki lebih sedikit uang untuk membeli tiket pesawat.

Pasar penerbangan yang lebih kecil berarti akan menyebabkan terjadinya peningkatan harga tiket. Kursi di bagian tengah pesawat direncanakan akan dikosongkan demi keselamatan.

Jumlah orang yang menggunakan kereta dan kereta bawah diperkirakan akan lebih rendah.

Akan semakin banyak warga yang bersepeda dan mengendarai motor listrik.

5. Belajar online


Branwen Jeffrys, editor pendidikan BBC mengatakan lebih dari 90% anak-anak tidak belajar di ruang kelas setelah wabah virus corona berakhir dan pengajaran di internet akan semakin meningkat.

Sebagian remaja miskin Inggris akan dipinjamkan laptop oleh kementerian pendidikan. Tetapi jalan keluar jangka panjang untuk mengatasi ini perlu segera ditemukan.

China daratan dan negara-negara lain akan mengurangi jumlah warganya yang berkuliah di Inggris.

Warga Inggris sendiri akan menunda atau membatalkan pendidikan universitas.

6. Bahan bakar ramah lingkungan?

Editor lingkungan David Shukman mengatakan, karantina wilayah virus corona menyebabkan kita merasakan dunia yang lebih ramah lingkungan.

Jadi apa yang akan terjadi kemudian?

Pertama, dunia akan mengurangi "kegilaan" terhadap bahan bakar fosil, setelah krisis perbankan. Meskipun pemerintah memandang ini adalah cara untuk membangkitkan ekonomi.

Kemungkinan kedua adalah perbaikan ekonomi yang lebih berkelanjutan, di mana kebijakan yang ada lebih mendorong masa depan.

Kita akan mengurangi penggunaan karbon, meningkatkan energi terbarukan, efisiensi transportasi umum dan energi rumah tangga.

7. Perubahan besar-besaran olahraga


Natalie Pirks wartawan olahraga mengatakan bahwa akan terjadi perubahan besar-besaran pada olahraga setelah wabah virus corona berakhir.

Penjarakan sosial akan menjadi masalah besar yang dihadapi badan pengelola olahraga. Bagaimana penjarakan sosial diterapkan di olahraga yang sangat intens dengan kontak fisik seperti rugbi misalnya?

Musim pertandingan Liga Primer Inggris sekarang saja sudah terkatung-katung.

Resesi ekonomi sudah pasti akan mempengaruhi bisnis ini selama bertahun-tahun, misalnya terkait dengan biaya transfer, gaji, hak siar dan bonus uang.

Jutaan penggemar tidak akan lagi menonton pertandingan dengan cara yang sama.

8. Bioskop dan teater akan bertahan?


Editor seni Will Gompertz mengatakan, sebagian orang berpikir dunia seni Inggris akan semakin berkembang, selama orang tetap ingin berbagi pengalaman dan menyukai acara yang menghibur.

Bioskop, teater, tempat konser, museum dan galeri akan dipenuhi kreativitas pekerja seni.

Tetapi kelompok yang pesimis khawatir tempat-tempat yang sebelumnya memberikan bakat-bakat baru akan hancur karena pengetatan anggaran.

Gompertz memperkirakan perubahan dari masa karantina wilayah ke tempat seni yang ramai tidak akan segera terjadi.

Penjarakan sosial kemungkinan besar akan membatasi kegiatan seni. Produser tetap harus mempersiapkan dan merampungkan produksinya, tetapi akan terdapat pembatasan jumlah awak film dan TV yang membuat produksi baru.

Dia memperkirakan sektor seni dan hiburan bukan hanya akan membuat kita terhibur dan terpuaskan secara intelektual, kegiatan ini malahan juga akan menjadi pelopor kebangkitan masyarakat.

9. Apakah kita akan tetap saling membantu?


Wartawan masalah keluarga Mark Easton mengatakan bahwa karantina wilayah dipandang sebagian pihak melahirkan perasaan kekeluargaan antartetangga. Hal itu dipandang tetap akan berlangsung setelah lockdown dicabut.

Tetapi di pihak lain, pembatasan karantina wilayah juga dapat membuat kita memendam ketidakpuasan, yang ketika direalisasinya akan memicu berbagai kemarahan, rasa saling menyalahkan dan balas dendam.

Yang jelas masalah ekonomi akan membebani hubungan sosial.

10. Kesejahteraan sosial tetap harus diperhatikan

Wartawan masalah sosial Alison Holt mengatakan bahwa krisis kesejahteraan sosial di Inggris semakin memburuk seperti yang telah diperingatkan oleh banyak orang.

Penduduk yang menua, kekurangan dana yang sudah berlangsung bertahun-tahun, gaji yang rendah, kekurangan staf dan kegagalan reformasi sistem.

Kita dapat memilih untuk mengakui, menghargai dan mendanai sistem terpadu, atau kita akan kembali melupakan pentingnya kesejahteraan sosial.

11. Perdagangan dunia akan selamat


Wartawan perdagangan global Dharshini David mengatakan wabah virus corona telah mengungkapkan ketergantungan dunia pada AS, China dan Jerman.

Sebelum terjadinya krisis Covid-19, perang dagang Amerika Serikat (AS)-China telah mengancam kemajuan globalisasi.

Akan terjadi pemikiran ulang terkait dengan produk-produk “strategis” yang menentukan keberlangsungan hidup sebuah bangsa.

Tetapi kunci dari perbaikan keadaan sebenarnya adalah penciptaan lapangan kerja dan penurunan biaya hidup.

12. Wabah tidak mengakhiri ketegangan dunia

Wartawan pertahanan Jonathan Marcus mengatakan Meski ketegangan geopolitik tetap ada, pandemi global virus corona menciptakan prioritas baru. Wabah kembali menunjukkan masalah dunia harus diselesaikan secara global.

Tetapi pandemi juga menunjukkan berbagai pemerintah memang lebih mementingkan kepentingan nasional.

Organisasi multinasional memperlihatkan kinerja yang buruk.

Uni Eropa memang telah meminta maaf kepada Italia karena kurangnya dukungan yang diberikan. Sementara Trump menyerang WHO karena dipandang terlalu dekat dengan China.

Sumber: BBC News Indonesia, Okezone.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat