Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Difungsikan Satu PCR, Labor RSUD Arifin Achmad Riau Periksa 612 Sampel
Minggu, 03 Mei 2020 - 15:29:26 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memiliki tiga alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad, untuk pemeriksan sample swap Pasien Dalam Pemeriksaan (PDP).

Namun sejauh ini, baru satu alat yang dibeli melalui APBD Riau 2020 yang digunakan untuk memeriksa PDP. Sedangkan dua alat belum difungsikan.

Meski begitu satu alat tersebut dalam beberapa minggu ini Labor tersebut sudah menerima sebanyak 1.021 sampel. Namun yang sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 612 sampel, dengan jumlah pasien yang positif sebanyak 6 pasien.

"Sample yang sudah dilakukan pemeriksaan dan tahu negatif atau positifnya itu sebanyak 612 sample. Yang positif 6 orang selebihnya 606 pasien lainnya dinyatakan negatif, dan sudah boleh pulang jika dua kali hasil sampelnya negatif," Kapala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir dikutip dari cakaplah.com, Ahad (3/5/2020).

Mimi menjelaskan, saat ini ada tiga alat PCR di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad. Namun dua alat PCR lagi dari Dinas Peternakan dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Pekanbaru, masih perlu kelengkapan pemasangan alat lainnya.

"Yang dipakai saat ini masih PCR yang kita beli dari pengadaan, dan dimaksimalkan itu dulu. Sedangkan PCR dari Dinas Peternakan, masih ada alat regennya terbatas. Tidak semua regen masuk ke alat itu. Regen itu alat yang akan bereaksi dengan sample atau bahan kimianya. Kalau yang dari balai POM, masih ada alat yang diperlukan baru bisa dioperasional," jelasnya.

Lebih lanjut Mimi menerangkan, untuk satu putaran alat PCR tersebut menghasilkam 60 sampel. Dimana sebelumnya dilakukan proses ekstrasi atau pemisahan sample di Labor Kimia, dan baru dilakukan pemutaran melalui PCR.

"Jadi petugas kita saat ini sudah mulai beradaptasi terhadap pekerjaan di lab PCR. Tentu dalam satu dua minggu ini dalam tahap adaptasi. Sekarang sudah mulai adaptasi, tapi yang bekerja di laboratorium ini semua berkompeten. Jadi yang membuat lama itu melakukan ekstrasi atau pemisahan sampel pasien," paparnya.

Selanjutnya, jika dua alat PCR dari Dinas Peternakan dan Balai POM sudah lengkap, maka sample pasien yang masuk akan semakin cepat diketahui. Dan akan menghemat APD, termasuk mempercepat pasien yang pulang.

"Mudah-mudahan kelengkapan dua alat PCR ini bisa cepat selesai. Tentu pasien yang ada di rumah sakit sekarang, bisa lebih cepat mengetahui hasilnya dan bisa pulang lebih cepat, kita juga bisa menghemat APD," tukasnya. (***)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat