Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Ajaran Sesat Ini Harus Makan Kotoran dan Belatung
Kamis, 30 April 2020 - 06:33:23 WIB

SULUHRIAU– Sebuah perusahaan media Kristen di Korea Selatan baru-baru ini mengungkapkan kontroversi proses pelatihan pada sebuah gereja yang sangat tak lazim dilakukan. Praktik itu pula juga cukup mengguncang Negeri Ginseng tersebut.

Sebuah gereja di kota Dongdaemun-gu dilaporkan melakukan metode pelatihan yang tidak biasa yang dilakukan oleh seorang pendeta, Kim Myung Jin.

Dilansir Koreaboo, gereja Light and Truth Church dipercaya banyak orang telah melakukan hal-hal “gila” dalam cara kaderisasi para “pendeta” baru melatih iman mereka.

Dicambuk di kuburan, mengkhotbahkan Injil di bar-bar gay dan tempat-tempat dewasa sampai mereka dikutuk, dan bahkan makan kotoran dan belatung.

Bahkan, satu korban dikabarkan menderita stroke selama pelatihan iman dan telah menerima perawatan rehabilitasi di rumah sakit keperawatan selama 18 bulan terakhir.

Dan mereka yang berbicara menentang metode yang bermasalah tersebut disambut dengan respons kurang baik dari pihak gereja.

Adapun sejumlah kontroversi dari proses pelatihan tersebut diantaranya mengkategorikan pelatihan iman dengan kondisi "kesulitan", "kemiskinan", "kesusahan", "dicambuk", "dikurung", "terbelenggu", "tak bisa tidur", "tak bisa makan" dan banyak lagi.

Dan aktivitas aneh itu pun diketahui sudah sangat tidak wajar seperti berendam di air es selama 1 jam di musim dingin, memakan sampah serta makanan berjamur dan kotoran, mengambil muntah orang lain dengan tangan kosong dan gosokkan ke wajah dan juga banyak lainnya.

Namun begitu berita ini mengemuka, pendeta Kim Myung Jin cukup merespons dengan tegas.

“Jangan ikut campur dalam urusan kita. Kami tidak pernah memaksa mereka untuk melakukan hal-hal ini. Mereka hanya melakukannya karena mereka secara sukarela,” jelas sang pendeta.

"Ini hanya masalah yang muncul dari kompetisi yang sengit untuk menjadi murid saya," tegas pendeta Kim Myung Jin.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat