Cegah Covid-19, Mushalla Ukhwatun Putri Tujuh Disemprot Disinfektan
Kamis, 26 Maret 2020 - 16:22:12 WIB
|
Pelaksanaan penyemprotan Disinfektan Mushalla Ukwatun Putri Tujuh
|
SULUHRIAU, Pekanbaru- Sebagai wujud kebersamaan memerangi virus corona atau covid-19, Mushalla Ukwatun Perumahan Putri Tujuh, RW 03 Kelurahan Sidomulyo Barat, disemprot disinfektan.
Mushalla Ukwatun sudah dua kali sepekan ini disemprot cairan kimia untuk mencegah penebaran covid-19.
Pertama dilaksanakan Ahad 22 Maret 2020 dengan bergotorong bersama jamaah. Karpet shalat mushalla dibersihkan, dinding, lantai, kaca dan perabotan mushalla disemprot cairan disinfektan.
Sejak itu, Mushalla Ukhwatun tidak lagi menggunakan karpet atau sejadah panjang mushalla. Jamaah yang shalat dianjurkan membawa sejadah masing-masing.
Hari ini, Kamis (26/3/2020) Mushalla yang terletak di pinggir jalan poros yang akses ke Jl Marsan dan Jl Utama Putri Tujuh itu, kembali di semprot disinfektan.
Kali ini ada pihak komunitas yang menyumbangkan tenaga untuk Mushalla ukwatun, yakni Hijrah Community dengan menurunkan sejumlah anggota didampingi dan dipantau langsung Ketua Mushalla Ukwatun Periode 2020-2022 Mukarim, Sekretaris Khairullah, Penasehat Muhardi Yance dan sejumlah pengurus serta sejumlah jemaah yang kompak demi kebersihan untuk kenyamanan ibadah di Mushalla Ukwatun.
"Sesuai kesepakatan pengurus dan jemaah kita memang Mushalla akan dilakukan penyemprotan disinfektan sekali seminggu, dan ini ada komunitas yang membantu, kita ucapkan terima kasih lah," ujar salah seorang Penasehat Mushalla Muhardi Yance, di sela-sela penyemprotan.
Bagaimanapun lanjut Yance panggilan akrab Muhardi Yance, di tengah mewabahnya covid-19 ini, kita tidak bisa apatis, disamping kita patuh terhadap anjuran pemerintah, juga fatwa dan titah para ulama, dimana dalam rumah ibadahpun kita harus waspada di tengah social distancing (jaga jarak) atau tanggap darurar virus corona yang diberlakukan saat ini.
Sebab itu, demi kelangsungan shalat berjamaah di mushalla, memang masing-masing jemaah hendaknya juga memahami serta berbuat sesuai dengan apa yang dianjurkan pemerintah dan yang bisa dilakukan sebagai masyarakat.
"Kalau memang berjabat tangan sebaiknya ditiadakan, mungkin kita batasi bersalaman usai shalat antar jamaah," saran Yance.
Ia juga berpendapat, lingkungan mushalla harus bersih, bahkan dalam situasi saat ini ektra bersih. "Mungkin ini peran kita dalam melawan covid-19," pungkasnya. [***}
Komentar Anda :