Kades Centai Komitmen Transfaran APBDesa
Sabtu, 21 Maret 2020 - 13:28:28 WIB
SULUHRIAU, Meranti- Pemerintah Desa Centai Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukan komitmen dalam keterbukaan anggaran desa baik yang bersumber dari APBDesa 2020 di depan kantor Desa.
Pemasangan spanduk APBDesa ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mudah melakukan pengawasan juga mengecek kesesuaian antara perencanaan dengan realisasi pembangunan.
"Dengan adanya keterbukaan anggaran pembangunan melalui pemasangan spanduk ini dapat menumbuhkan kesadaran warga serta meningkatkan partisipasi dalam melaksanakan pembangunan di desa," Kata Kepala Desa Centai Muhammad Allatif,S.Sos.
“Pemasangan spanduk APBDesa ini merupakan komitmen kita sebagai Pemerintah Desa dalam menjalankan tata kelola pembangunan yang transparan dan akuntabel, sehingga potensi-potensi penyimpangan anggaran dapat diminimalisir†lanjutnya.
Selain pemasangan spanduk kepala Desa Centai juga menggelar rapat dan menjlaskan secara langsung progam-progam pengalokasian APBDesa 2020, bersama BPD dan perangkat desa serta beberapa tokoh masyarakat, sehingga para tokoh dan peranggkat desa bisa memberi informasi kepada warga yang lain yang tidak mengetahui program desa.
Dikesempatan itu, dalam acara berlasung dikantor desa di Dusun 2 Mengkudu, Jumat (20/3/2020) sore.
Kepala desa juga melakukan sosialisasi terkait pencegahan penyebaran Virus Corona/Covid-19 terutama menjalankan protap pengecekan, pendataan dan mengawasi warga yang datang dari luar negeri.
"Saya berharap kepada warga terutama bagi warga yang baru pulang bekerja di luar negeri yang mana seperti diketahui negara tetangga sangat rentan terjadi penyebaran Covid-19, berhubung penyebaran Corona Covid-19 sudah cukup menghawatirkan," kata Allatif.
“Jika bapak-ibu ada yang merasa demam tolong secepatnya melaporkan dan memeriksakan diri,terutama bagi keluarga yang baru pulang dari luar negeri," harapnya.
Warga juga sangat atusias dalam pencegahaan mengawasi,"Jika perlu bagi warga yang pulang dari negara tetangga, sebelum pulang ke rumah hendaknya menyebur kelaut terlebih dahulu, guna untuk membersih diri dengan air asin, meski hal itu tidak ada dalam ilmu medis secara logika bisa mengilangkan virus membahayakan itu," kata sejimlah warga dalam rapat.
"Meskipun bapak/Ibu sudah dilakukan pengecekan suhu tubuh di pintu masuk pelabuhan saat pulang dari luar negeri, namun kewaspadaan tetap kita jaga agar pontensi penyebaran virus mematikan tidak meyebar pepada warga lainya," tutupnya.(tmy)
Komentar Anda :