Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Pendidikan
Hearing Komisi V DPRD Riau dengan Sejumlah Kepsek SMA/SMK, Bahas PPDB Hingga Pungutan di Sekolah
Kamis, 12 Maret 2020 - 22:23:00 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Komisi V DPRD Riau menggelar hearing dengan sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) SMA/SMK di Riau, Kamis (12/3/2020).

Hearing ini merupakan lanjutan dari hearing sebelumnya dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik). Hearing dipinpim Ketua Komisi V DPRD Riau, H Eddy Moh Yatim, didampingi anggota Sunaryo, Ade Hartati, Arnita Sari, Soniwati dan Mira Roza.

Hearing ini tidak lepas dari menyonsong penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020/2021 beberapa bulan ke depan. Berbagai masalah disampaikan pihak Kepsek dari berbagai daerah di Riau, yang hearing itu dihadiri Kepsek SMA/SMK antara lain, Dumai, Inhu, Siak, Pekanbaru, Kuansing dan lainnya.

Seperti disampaikan pihak Kepsek, untuk SMK dalam PPDB dengan sistim zonasi yang paling terasa adalah masuk SMA, sementara SMK menurut pengakuan kepala sekolah yang hadir sesuai disampaikannya dalam forum hearing itu, tidak seperti di SMA. Apalagi SMA yang ada di Pekanbaru. 

Seperti disampaikan Kepsek Khatim Kepsek SMA I Rengat, pada tahun Tahun Ajaran lalu tidak sedikit calon siswa ditolak. Ada kecendrungan bahwa orangtua tetap memaksakan anaknya untuk masuk sekolah sesuai keinginan mereka, padahal disamping aturan zonasi ruang kelas juga tidak cukup mampun nemapung calon siswa.

Selain itu, masalah yang dikemuakan juga soal tunjangan Kepsek dan Wakepsek yang tidak diterima. Dan tak kalah menarik dalam pembahasan ini juga soal isu pungutan setiap PPDB. "Sekolah kadang tidak cukup dana untuk memenuhi standar pelayanan minimum (SPM) tetapi sekolah serba salah jika melakukan pungutan, bagaimana ini," tanya serang kepala Sekolah saat itu.

Menanggapi yang disampaikan pihak kepsek, Anggota Komisi V Mira Roza mengatakan, memang kondisi pendidikan di Riau sungguh butuh perahtian. Mulai dari sarana prasarana harus dicukupi, caranya harus membangun sekolah paling tidak ruang kelas baru (RKB).

Masalah pendidikan bukan hanya PPDB saja, tetapi berjibun persoalan. Maka ini perlu dilihat secara konprehensif. Khusus soal tidak boleh pungutan ia mengaku sepakat, tapi bisa disiasati dengan sumbangan bagi yang orangtua mampu. "Beda pungutan dengan sumbangan," katanya.

Sementara anggota Komisi V, Ade Hartati menegaskan, sesuai dengan Permendikbud No 75 tahun 2016 tentang Komite, maka tegas bahwa pungutan tidak dibenarkan. Namun demikian, perlu ada solusi dalam upaya memenuhi standar pelayanan minimum pendidikan ini.

"Kita akan merekomendasi ke pihak Gubernur mensiasati masalah ini, karena dana Bos Nasional dan Bos daerah juga belum mencukupi untuk memenuhi SPM (minimum) padahal perlu pemenuhan standar maksimal, itu semua butuh dukungan dana.

Usai hearing dimintai tanggapannya Ade mengatakan, inventarisir masalah pendidikan ini masih amburadul. Apa yang seharusnya menjadi prioritas yang rutin setiap tahun, juga kurang diperhatikan. Termasuk keluhan soal tunjangan guru, alat-alat sekolah mendukung kualitas pendidikan. "Bahkan ada sekolah di daerah dibangun tahun 1951 masih belum ada pembangunan baru," katanya.

Sebab itu Ade meminta ke depannya, disamping data base yang ada, perlu data inventarisasi masalah atau apa sesungguhnya yang harus diprogram dan dilaksanakan di bidang pendidikan.  "Inilah nanti perlu terus komunikasi antara pihal sekolah, dinas pendidikan dan Pemrov Riau, sehingga problem pendidikan di Riau ini secara bertahap bisa diselesaikan," pungkasnya. [prt]




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat