Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Internasional
Dua Pangeran arab Saudi Ditangkap
Benarkah 2 Pangeran Kerajaan Arab Ingin Kudeta Tahta Raja Salman
Sabtu, 07 Maret 2020 - 20:49:12 WIB

SULUHRIAU- Dua pangeran Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Pangeran Mohammed bin Nayef telah ditangkap pihak keamanan setempat karena dituduh merencanakan kudeta untuk merebut tahta dari tangan Raja Salman bin Abdulaziz dan Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman.

Namun, usai penangkapan itu. Banyak yang meragukan bahwa kedua pangeran benar-benar ingin melengserkan Raja Salman dan putra dari tampuk tertinggi Kerajaan Arab Saudi.

Salah satu yang meragukan kudeta terjadi ialah Rami Khoury, seorang profesor jurnalisme dari American University of Beirut. Seperti diberitakan Aljazeera, Sabtu 7 Maret 2020.

Rami sangat ragu Pangeran Ahmed dan Pangeran Mohammed mampu melakukan kudeta. Sebab, jika dilihat dari posisi mereka saat ini, mereka jelas tak memiliki kekuatan untuk dihimpun menjadi sebuah aksi kudeta.

Karena selama ini, mereka sudah berada dalam kendali penuh Pangeran Mohammed bin Salman. Semua kekuatan terutama keamanan kerajaan sudah berada di tangan sang Pangeran Mahkota itu.

Menurutnya, penangkapan itu cuma bukti kegelisihan yang dialami Pangeran Mohammed bin Salman atas tahta raja yang secara de facto sudah berada di genggamannya.

"Ini adalah tanda kegelisahan putra mahkota dan orang-orang di sekitarnya yang memerintah Arab Saudi karena mereka mungkin berharap raja akan turun tahta atau meninggal segera. Mereka berharap mungkin ada semacam tantangan untuk suksesi," kata Rami.

Sementara itu menurut Becca Wasser, seorang analis kebijakan di RAND Corporation. Penangkapan itu malah seperti upaya Pangeran Mahkota untuk memuluskan langkahnya menuju singgasana raja.

Sebab, kedua pangeran yang ditangkap ini dianggap menjadi pesaingnya untuk bisa menggantikan posisi Raja Salman. Jadi Pangeran Mohammed bin Salman mengambil aksi cepat dengan upaya penangkapan tersebut.

"Pangeran Mohammed berani, dia telah menggulingkan ancaman apa pun untuk kenaikannya, dan memenjarakan atau membunuh kritik terhadap rezimnya tanpa dampak apa pun," Becca Wasser.

Memang sebenarnya jika dilihat dari posisi sebagai anggota kerajaan, Pangeran Ahmed sangat bisa berpeluang menjadi raja. Sebab dia adalah adik kandung dari Raja Salman.

Kedua pangeran itu ditangkap dengan tuduhan melakukan pengkhianatan dari ingin merebut tahta kekuasan. Mereka sudah dijebloskan ke penjara dan terancam mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.

Kedua pangeran itu dibawa oleh petugas pengadilan Kerajaan Arab dengan mengenakan topeng berwarna hitam. Tak cuma itu, pihak berwenang juga telah melakukan penggeledahan di rumah keduanya.

Mohammed bin Nayef merupakan mantan menteri dalam negeri, posisi yang kuat dengan pengawasan pasukan dan layanan intelijen besar Riyadh, dan telah secara efektif berada di bawah tahanan rumah sejak ia dipindahkan dari jabatan itu oleh MBS pada 2017.

Selama beberapa tahun terakhir, kedudukan mereka dalam keluarga kerajaan telah berkurang ketika Raja Salman mengkonsolidasikan kekuasaan dan mengangkat putranya, MBS, sebagai pangeran mahkota dan penguasa de facto kerajaan.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat