Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Wabup Minta OPD Buat Terobosan Pengentasan Kemiskinan di Meranti
Selasa, 03 Maret 2020 - 05:39:23 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim, meminta OPD untuk membuat terobosan dalam percepatan pengentasan kemiskinan di daerah tersebut.

Hal itu ditegaskannya saat acara Focus Group Discussion (FGD) Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2020, di Ballroom, Hotel Grand Meramti, Selatpanjang, Senin (2/3/2020).

Dikatakan, Kepala OPD, Camat dan Kades Se-Meranti harus memiliki sebuah trobosan. Tidak perlu banyak program, cukup satu atau dua program saja namun fokus dan memberikan manfaat besar kepada masyarakat.

"Buat apa banyak program tapi tidak fokus akhirnya habis begitu saja tanpa memberikan efek manfaat yang signifikan terhadap ekonomi dan kesejahteraan maayarakat," ujar Wabup.

Saat ini sesuai dengan arahan dari Presiden, fokus pembangunan saat ini bukan hanya pada masalah fisik tapi yang lebih utama adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), yang dilanjutkan dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Seperti yang selalu ditekankan Wabup Said Hasyim, pada dasarnya tujuan dari pembangunan adalah dalam rangka membangun jiwa dan raga masyarakat menuju masyarakat yang adil dan sejahtera. Namun kenyataan saat ini semua pihak belum terlalu fokus dalam upaya membangun jiwa dan raga masyarakat.

Pembangunan jiwa dan raga harus dimulai sejak dini dengan cara memberikan asupan gizi yang cukup kepada anak, dilanjutkan dengan pendidikan yang bermutu agar anak-anak Meranti tumbuh menjadi generasi emas yang mampu membangun Meranti lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Jika pembangunan jiwa dan raga ini sukses otomatis akan dikuti dengan suksesnya pembangunan fisik infrastuktur dan lainya tapi jika pembangunan jiwa dan raga gagal maka segala pembangunan yang dilakukan tidak akan memberikan dampak signifikan.

Untuk masalah pembangunan jiwa dan raga masyarakat ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri tapi perlu sinergitas dan kerjasama mulai dari Pemerntahan Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten melalui OPD terkait.

Dari hasil pengamatan Wabup ditiap Desa dengan melihat potensi yang ada sangat tidak mungkin masyarakat Meranti hidup miskin. Meranti memilki tanah yang subur dengan hasil perkebunan yang cukup memuaskan. Namun jika dihitung dari angka pendapatan dan data kesehatan, sebanyak 27 persen lebih penduduk Meranti masuk kategori miskin dengan angka Stunting yang cukup besar.

Intinya masyarakat butuh bimbingan dari Desa, Kecamatan hingga Dinas terkait melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Agar lebih tepat sasaran Wabup meminta salam penyusunan program jangan hanya dilakukan dibelakang meja tapi harus turun secara terus menerus kelapangan agar mengetahui secara detil kebutuhan masyarakat.

Kepala Bappeda Meranti, Dr. Makmun Murod, angka kemiskinan di Meranti 27 persen lebih masih yang tertinggi di Provinsi Riau. Untuk itu diperlukan perhatian serius dari dari semua OPD, dunia usaha serta akademisi untuk bersama-sama mengatasi kemiskinan di Meranti.

"Dengan kondisi kemiskinan kita yang cukup tinggi sudah sangat mendesak dilakukannya penyusunan strategi jitu dengan mengolah data secara cepat dan akurat," ujar Morod.

Saat ini seperti dijelaskan Murod dalam rangka sinergitas penanganan kemiskinan antar semua OPD sesuai dengan fungsinya masing-masing, Bappeda Meranti tengan membangun sebuah Aplikasi bekerjasama dengan AMIK Selatpanjang.

"Semoga dengan Aplikasi yang mudah digunakan ini dapat mengintegrasikan semua program di OPD dalam upaya menekan angka kemiskinan, jadi tidak ada lagi oenggunaan aplikasi sendiri-sendiri yang hanya akan kenimbulkan perbedaan data," jelasnya lagi.

Selain penerapan sistem Aplikasi juga diperlukan Tim yang solid dan kuat yang dapat mengawal  upaya pengentasan kemiskinan ini baik dari Pemerintah Daerah, Sektor Swasta maupun Institusi Pendidikan.

"Dengan begitu upaya menekan angka kemiskinan dapat dilakukan secara masif dan optimal," pungkas Murod. (hpm,jan)




 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat