Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Mengundurkan Diri Sejak Dua Hari Lalu
Mahathir Jelaskan Alasan Mundur dari Jabatan PM Malaysia
Rabu, 26 Februari 2020 - 21:19:49 WIB

SULUHRIAU- Mahathir Mohammad menjelaskan alasan pengunduran dirinya dari jabatan Perdana Menteri Malaysia dalam siaran langsung di televisi pada Rabu (26/2/2020).

Mahathir Mohamad mengungkapkan alasan pengunduran dirinya sebagai perdana menteri ke-7 Malaysia. Alasan tersebut diungkapkan dalam pidato khusus yang disiarkan langsung melalui televisi, radio dan media sosial Radio Televisi Malaysia (RTM) pada Rabu (26/2/2020) pukul 16.45 waktu setempat.

Mahathir membuka pidatonya dengan permintaan maaf kepada rakyat Malaysia. Sebab, pengunduran dirinya membuat suasana politik di Negeri Jiran tersebut tak kondusif.

Kemudian, Mahathir menjelaskan pihaknya telah menyerahkan surat peletakan jabatan sebagai perdana menteri ketujuh kepada Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agung.

"Setelah berbincang selama lebih satu jam, Tuanku telah setuju menerima surat peletakan jabatan saya dan setelah itu meminta saya supaya menjadi Perdana Menteri Interim," kata Mahathir dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, dia mengatakan ada banyak hal yang membuatnya meletakkan jabatan sebagai PM Malaysia. Salah satunya yaitu tuduhan bahwa dia gila kuasa. "Saya tidak melihat kekuasaan dan jabatan itu sebagai be all and end all sebagai tujuan saya. Bagi saya kekuasaan dan kedudukan itu adalah a means to an end atau satu alat untuk mencapai tujuan. Dan tujuan kita semua tentulah untuk kebaikan negara," katanya.

Selain itu, Mahathir menyebut kisruh politik di Malaysia membuat dia terpaksa meletakkan jabatannya. Apalagi partai pendukungnya memutuskan untuk keluar dari koalisi pemerintah. "Partai Bersatu memutuskan untuk keluar dari Pakatan Harapan. Ada juga anggota dari partai komponen lain yang akan keluar. Dengan perlakuan ini Pemerintah Pakatan Harapan akan gugur," katanya.

Dia khawatir hal tersebut bisa memicu kemenangan partai UMNO yang bakal berkoalisi dengan partai-partai yang kalah dan mendirikan pemerintahan. Sehingga pemerintahan Malaysia akan didominasi oleh UMNO sebagai partai yang terbesar. "Tetapi UMNO akan menyertai pemerintah campuran ini sebagai Partai UMNO. Ini tidak dapat saya terima. Maka terpaksalah saya meletakkan jabatan," katanya.

Biarpun begitu, dia tetap bersedia jika ditunjuk kembali sebagai PM Malaysia oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Malaysia. Namun, jika DPR menunjuk orang lain, maka dia akan legowo.

"Jika diperbolehkan saya akan mencoba mengadakan pemerintahan yang tidak memihak kepada partai mana pun. Hanya kepentingan negara saja yang akan diutamakan," katanya.

Seperti diketahui, Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agung telah menerima permintaan mundur Mahathir, tetapi tetap menunjuk dia sebagai PM Malaysia sementara.

Sumber: RTM, Antara
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat