Kamis, 01 Oktober 2026 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual | Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
 
 
☰ Ekbis
Gara-gara Virus Corona Penjualan Mobil di Seluruh Dunia Bakal Turu
Sabtu, 08 Februari 2020 - 12:29:52 WIB

SULUHRIAU -China merupakan tempat yang menjanjikan bagi para produsen otomotif raksasa asal Jepang, Amerika hingga Eropa untuk berinvestasi.

Banyak pabrikan yang membangun pabrik serta membangun kerja sama dengan perusahaan otomotif di China.

Pasar yang besar membuat produsen seperti Daimler, Volkswagen, General Motors, Renault, Honda, hingga Hyundai berlomba-lomba untuk memproduksi mobil di sana.

Saat pabrik tutup untuk merayakan Tahun Baru Imlek, industri otomotif China sudah berada di bawah tekanan karena menurunnya penjualan di tengah penghapusan insentif mobil listrik dan kondisi ekonomi melambat.

Namun adanya wabah virus Corona yang masih terus menyebar membuat penjualan mobil di China bahkan di seluruh dunia semakin terganggu. Deretan produsen otomotif besar itu pun turut merasakan imbasnya.

Pasalnya mereka diperintahkan untuk menutup pabrik terkait dengan penyebaran virus Corona.

"Kami berasumsi konsumen yang membeli mobil di diler akan berkurang untuk mengurangi risiko penularan," kata analis S&P Global Rating dikutip CNN, Jumat (7/2/2020).

"Perpanjangan waktu bagi produsen untuk menutup pabrik pun membuat keadaan makin sulit untuk industri keluar dari resesi," sebutnya.

Menurut S&P, wabah Corona memaksa para produsen otomotif di China untuk memangkas produksi sebesar 15% pada kuartal pertama.

Industri otomotif ikut terseret karena virus corona berasal dari kota Wuhan yang memiliki julukan sebagai 'Motor Cities'. GM, Nissan, Renault, Honda, dan Peugeot membangun pabrik besar di Wuhan namun harus tutup sejak akhir Januari saat virus Corona semakin menyebar.

"Situasi ini masih belum jelas," ujar CEO GM Mary Barra di hadapan para investor dalam sebuah presentasi.

GM sendiri telah melakukan kontak dengan otoritas kesehatan China guna memastikan rantai pasok tak terganggu.

Sementara itu pabrikan Jerman seperti Daimler dan Volkswagen menyebut akan tetap melanjutkan produksi beberapa model mobil di China pada hari Senin sembari memantau situasi dan kondisi setempat.

Volkswagen cukup menderita dengan adanya wabah virus Corona. VW memiliki 24 pabrik di Negeri Tirai Bambu itu. Volkswagen mengatakan proses produksi akan kembali dilanjutkan dan pengiriman mobil ke konsumen tak ikutan terdampak.

Situasi yang tak menentu di China ini, membuat para pabrikan harus bersiap lagi dengan kemungkinan terburuk. Di China, para produsen itu tak hanya membuat mobil melainkan juga suku cadangnya.

Sehingga apabila situasi semakin buruk, rantai pasok suku cadang mobil di seluruh dunia juga bakal merasakan dampaknya. (Cnn, dtO)




 
Berita Lainnya :
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  • Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    02 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    03 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    04 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    05 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    06 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    07 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    08 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    09 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    10 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    11 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    12 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    13 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    14 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    15 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    16 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    17 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    18 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    19 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    20 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    21 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    22 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat