Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Beginilah Pemandangan Warga Pakning Bengkalis Antre Beli Gas Elpiji 3 Kg
Selasa, 04 Februari 2020 - 11:23:14 WIB
Warga Sei Pakning Antre dapat Elpiji 3 kg

SULUHRIAU, Bengkalis- Ketersediaan gas 3 Kg untuk kebutuhan masyarakat mulai langka. Setidaknya, hal ini dirasakan warga Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu Bengkalis.

Pemadangan di salah satu pangkalan gas elpiji 3 kg Maju Jaya, Jalan Sudirman, Desa Sungai Selari. Kondisi ini  memiriskan hati. Warga tampak antre berdiri bahkan berjam-jam untuk mendapatkan gas tersebut.

Ada seratusan warga yang terdiri ibu-ibu maupun bapak-bapak berdesak-desakan berbaris sambil membawa tabung gas elpiji kosong 3 Kg, menunggu di pangkalan elpiji tersebut dibuka. Mereka sudah jauh lebih duluan datang ke Pangkalan sebelum pangkalan dibuka pada pukul 07.00 WIB.

"Kami sudah disini menunggu sejak tadi. Ini lihat kami berbaris sambil bawa tabung elpiji 3 Kg. Sebab setiap masuk gas elpiji  kami harus cepat datang, kalau telambat alamat tak dapat," ungkap Onah salah seorang warga yang ikut mengantre saat itu.

Warga pada umumnya heran, karena setiap gas elpiji 3 Kg yang masuk, dalam hitungan jam langsung habis. Padahal pemerintah daerah dan Pertamina sudah berkali-kali mengatakan gas 3 kg tidak akan langka lagi.

"Pasti ada pendistribusiannya tidak beres. Sebab kuota untuk wilayah Sungai Pakning ini selalu saja kurang. Kita berharap Pemerintah Daerah tegas menindak pangkalan yang nakal atau oknum masyarakat yang bermain menimbun gas elpiji 3 Kg ini," kata buk Ros yang juga ikut mengantre.

Sayangnya, sejauh ini pemilik Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg Maju Jaya belum bisa dihubungi. Sudah dihubungi telepon ke nomor telepon yang tertera di papan plank tak menjawab.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag ) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala UPT Perlindungan Konsumen Kecamatan Bukit Batu, Amrullah, dikonfirmasi menegaskan bahwa gas Elpiji 3 Kg sebenarnya tidak langka. Tapi pengaturan distribusinya yang belum diatur dengan baik oleh agen maupun pangkalan.

"Dari data kami di lapangan mengindikasikan bahwa penyaluran gas elpiji dari agen ke Pangkalan selalu saja tidak serentak. Sehingga ketika satu pangkalan yang masuk, langsung diserbu. Ini menyebabkan kuota di masing-masing wilayah menjadi terganggu," kata Amrullah.

Lebih lanjut dikatakannya, selain jadwal masuk gas yang tidak serentak ke Pangkalan, pengaturan untuk penerima gas elpiji 3 Kg juga belum didata dengan baik oleh pangkalan.

"Kita mengimbau kepada masing-masing Pangkalan gas elpiji untuk mendata dengan baik konsumen gas elpiji 3 Kg di wilayahnya masing-masing. Utamakan keluarga yang kurang mampu, dan hindari konsumen yang membeli lebih dari satu tabung, atau jangan sampai ada yang menimbum," pesan Amrullah. [san]






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat