Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Perang Air Tahun 2020, Wabup: Selamat Pulang Kampung dan Bergembira Bagi Warga Tionghoa!
Selasa, 28 Januari 2020 - 09:26:42 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, membuka Festival Perang Air (Cian-Cui) Tahun 2020.

Pembukaan event Wisata Peraih Penghargaan Pesona Indonesia Kategori Wisata Terpopuler tersebut dipusatkan di Halaman Hotel Grand Indo Baru, Selatpanjang, Senin (27/1/2020).

Turut hadir dalam acara ini Kabiro Kesra Sekdaprov Riau H. Masrul Kasmi, Presiden Institute Otonomi Daerah Prof. Dr. Djohermansyah Johan, Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Penjabat Sekdakab. Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP.

Hadir juga Taufik Lukman, Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Irwan, Kadis Pariwisaya Meranti Rizki Hidayat, Danposal Selatpanjang Lettda Jery Hendra, Kepala Imigrasi Selatpanjang, Tokoh Masyarakat, dan ribuan perserta yang mengikuti Festival Cian Cui yang telah mendunia.

Seperti disampaikan oleh Ketua Panitia yang juga salah seorang pencetus Ivent Perang Air di Meranti Uyung Meranti, Ivent Perang Air yang lebih dikenal dengan sebutan Cian-Cui ini telah dilaksanakan sejak tahun 2013 lalu, Ivent Perang Air ini sengaja diangkat untuk memelihara dan melestarikan serta menumbuhkembangkan potensi wisata daerah yang mendunia.

Mengawali sambutannya Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim mengucapkan selamat pulang kampung kepada warga Tiong Hoa Meranti dari seluruh penjuru dunia, seperti diketahui Ivent Cian Cui acapkali dijadikan moment balik kampung warga Tiong Hoa asal Meranti dari berbagai penjuru dunia.

Dari catatan Dinas Pariwisata Meranti tiap tahun sedikitnya 25 ribu wisatawan masuk ke Kota Selatpanjang, mereka berasal dari Tiongkok, Malaysia, Singapura, Australia dan lainnya.

"Selamat datang, selamat balik Kampung kepada Saudara Tiong Hoa, mari bersukaria dalam acara Cian Cui ini," ucap Wabup yang disambut gembira oleh semua peserta.

Lebih jauh dikatakan Wakil Bupati, sebagai warga Meranti kita harus berbangga karena daerah ini telah dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Yakni Ivent Wisata Perang Air yang sudah dikenal sejak dahulu kala oleh masyarakat Meranti.

Diceritakan Wabup, Perang Air sudah dikenal oleh masyarakat Meranti sejak tempo dulu untuk mengekspresikan kegembiraan perayaan Idul Fitri dengan melakukan siram-siraman air, berangkat dari kebiasaan itu kini oleh masyarakat Tiong Hoa kembali disemarakan dengan nama Cian Cui yang bertepatan dengan perayaan Imlek.

"Jadi Perang Air ini tidak ada hubungan dengan ritual keagamaan tetapi lahir dari kearifan lokal yang merupakan kebiasaan masyarakat sejak puluhan tahun lalu yang dikemas sedemikian rupa oleh masyarakat Tiong Hoa dan kebetulan bertepatan dengan perayaan Imlek," jelas Wakil Bupati.

Untuk itu ia berharap kepada seluruh masyarakat Meranti khususnya peserta Perang Air, untuk dapat menjaga Ivent tersebut dengan baik tidak menodainya dengan hal yang negatif. Dan Pemkab. Meranti sendiri ditegaskannya siap mendukung kegiatan ini dan berharap kepada Dinas terkait untuk semakin mengembangkannya.

"Kedepan kita akan meningkatkan lagi kualitas perang air ini, untuk itu mohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk mensukseskannya," Harap Wabup.

Tak lupa Wabup juga mengajak seluruh masyarakat dari berbagai golongan untuk bersatu padu dalam kebinekaan bersama-sama membangun Meranti melalui pelaksanaan berbagai ivent wisata di Kepulauan Meranti.

Sekedar informasi, Perang Air telah berhasil menciptakan kegembiraan bagi seluruh warga Kepulauan Meranti, baik yang berasal dari suku Melayu atau Suku Tiong Hoa dan suku lainnya. Semuanya berbaur menjadi satu bersuka ria menikmati suasana Perang Air yang hanya dilaksanakan sekali dalam setahun.

Dampak dari Perang Air ini sangat luar biasa bagi perekonomian di Meranti dimana Hotel Hotel penuh, rumah makan dan transportasi becak ramai, tiket kapal habis, serta pusat pusat perbelanjaan ramai dan tentunya ini sangat menguntungkan bagi masyarakat.

Dan Cian-Cui telah menjadi ivent terunik di dunia itu, karena merupakan  satu-satunya di Indonesia dan hanya ada dua didunia, Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti dan Thailand. Hebatnya lagi, jika di Thailand hanya berlangsung satu hari, di Meranti digelar hingga satu minggu penuh yang dimulai sejak perayaan Imlek atau tahun baru cina. Kegiatan Perang Air atau Cian-Cui di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, dimulai pada sore hari tepatnya pukul 16.00 Wib-17.30 Wib.

Dalam perang Air itu kelompok warga berkeliling kota menggunakan becak motor dan ada juga yang menanti korbanya dipinggir-pinggir jalan protokol sambil menyandang senjata air seperti jalan Ponegoro, Kartini, Imam Bonjol dan Teuku Umar.

Siapapun yang melewati jalan tersebut tak luput dari sasaran tembak warga lainnya hingga basah kuyup, hebatnya tak ada emosi dalam ivent ini kelompok warga maupun perorangan yang melakukan aksi itu sudah siap untuk ditembak dan menembak, hebatnya lagi semakin basah kuyup suasana menjadi semakin seru dan semarak.

Setiap tahunnya, warga keturunan Tiong Hoa dari berbagai daerah di Indonesia bahkan manca negara berbondong bondong mendatangani Kota Selatpanjang untuk mengikuti Cian-Cui atau hanya sekedar untuk menyaksikan ivent terunik di dunia ini.

Dari informasi dari Dinas terkait jumlah wisatawan yang datang ke Meranti saat Ivent itu mencapai 20 ribuan orang. Biasanya para wisatawan yang sudah pernah mengikuti perang air di Selatpanjang tak akan melewati ivent ini ditahun tahun berikutnya. (Hpm, Jan)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat