Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Hukrim
Pengakuan Ibu Jaminkan Bayi Rp 1 Juta: Waktunya Bayar Utang, Saya Bingung
Sabtu, 18 Januari 2020 - 11:28:46 WIB

SULUHRIAU- Eka Septiana (29) menjaminkan bayinya karena terlilit utang Rp 1 juta. Warga Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mengaku tak tega menyerahkan putrinya kepada MH, orang yang meminjamnya uang.

"Saya pinjam uang ke dia (MH) untuk bayar utang. Saat waktunya bayar, saya bingung tidak punya uang. Saya harus bayar Rp 2 juta karena ada bunga," kata Eka kepada wartawan di Unit PPA Polres Pasuruan, Jumat (17/1/2020).

Mengetahui ia tak punya uang, MH, warga Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, meminta Eka menyerahkan bayinya. Saat itu, MH beralasan akan merawat bayi itu sebagai pancingan karena istrinya belum dikaruniai anak.

"Dia bilang, kalau tidak punya uang Rp 2 juta, sini anakmu saya rawat saja tidak apa-apa. Nanti kamu ambil kalau kamu sudah punya uang. Karena kepepet, akhirnya saya serahkan," ujar Eka.

Eka tampak sangat sedih dan kecewa menceritakan apa yang dialaminya. Air mata membasahi pipinya. Eka mengaku tak tega dan tak kuasa melihat anaknya dirawat orang lain. Namun, ia tak punya pilihan.

"Saya lihat dia ikhlas ingin merawat anak saya. Makanya saya kuat0kuatkan. Saya bilang ke dia akan segera mengambil anak saya," ungkapnya.

Setelah anaknya dibawa MH, Eka pulang ke rumahnya. Ia kebingunan saat menjawab pertanyaan keluarga dan suaminya terkait keberadaan bayinya.

"Saya gugup dan bingung, takut dimarahi kalau jujur. Akhirnya saya bilang saja diculik orang," ungkap Eka.

Mendapat jawaban itu, keluarga Eka panik. Beberapa anggota keluarga kemudian memposting perihal penculikan yang diceritakan Eka ke sejumlah grup di facebook. Postingan itu dengan cepat menyebar dan viral.

Orang tua dan suaminya lalu mengajaknya melapor ke polisi. "Saya juga bingung saat di polres. Sebenarnya saya tidak ingin laporan. Saya juga bingung harus menjawab apa," ungkapnya.

Sebelumnya Eka menjadikan bayinya sebagai jaminan utang. Namun kepada polisi, ia sempat bersandiwara dengan membuat laporan penculikan. Ia mengaku menjadi korban hipnotis dan bayinya dibawa kabur.

Sumber: detik.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat