Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Kisah Hikmah, Firasat 40 Hari Menjelang Kematian
Sabtu, 18 Januari 2020 - 11:10:07 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Ada kisah unik dalam bab al-Hatsu ala Dzikri al-Mauti –anjuran mengingat kematian–, kitab Al-Fawaid al Mukhtaroh li Saliki Thariqil Akhiroh, yang berisi hikmah ucapan Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith. Kisah unik ini bercerita tentang pasangan suami istri yang tak kunjung dikaruniai buah hati. Tentunya kisah ini masih ada sangkut-pautnya dengan mengingat kematian. Kisahnya begini;

Alkisah, ada seorang raja yang sangat mencintai istrinya, kehidupan pasangan raja dan ratu ini pun sangat harmonis dan bahagia. Namun kebahagian pasangan ini terasa kurang lengkap, karena pasangan ini belum dikaruniai buah hati. Berbagai macam pengobatan telah dijalani keduanya, namun keduanya tak kunjung dikaruniai buah hati.

Singkat cerita, sang raja mendapat informasi bahwa di suatu tempat ada tabib terkenal dan pengobatannya pun masyhur akan kemujarabannya. Berangkatlah keduanya kepada tabib masyhur itu. Sesampainya di tempat sang tabib keduanya pun langsung berkonsultasi.

Lalu sang tabib pun meminta kepada sang raja agar dia menunggu istrinya di luar saja. Lalu berkatalah sang tabib kepada istri sang raja,

 â€œSetelah aku amati, sepertinya ajalmu tidak lama lagi, dan kabar buruknya lagi ajalmu akan datang 40 hari lagi. Waktu sependek itu tak cukup bagi wanita untuk hamil,” terang sang tabib menjelaskan.

Setelah mendapatkan penjelasan sang tabib, sang raja dan istrinya pun pulang. Namun, sang istri tak memberi tahu kepada raja ihwal apa yang dikatakan sang tabib.

Hari-hari penuh ketakutan pun dilalui sang istri, ia tetap belum cerita kepada raja ihwal perkataan sang tabib. Nafsu makan sang istri pun menurun. Setiap hidangan yang disajikan kepadanya jarang sekali ia makan. Ia terngiang-ngiang ajalnya yang tak lama lagi akan menjemputnya. Kini fisik istri sang raja pun menjadi kurus drastis.

Singkat cerita,  sudah mendekati 40 hari sejak mereka konsultasi kepada sang tabib. Sang raja yang merasa aneh dengan sikap istrinya lalu menanyakan ihwal perubahan sikapnya akhir-akhir ini, hingga membuat fisiknya mengurus.

Sang istri lalu menceritakan ihwal penyebab perubahan sikapnya akhir-akhir ini, ia menceritakan semua yang dikatakan oleh sang tabib. Akhirnya sang raja pun mengetahui sebab perubahan sikap istrinya itu. Singkat cerita, tibalah 40 hari itu, namun tak sesuatu pun terjadi pada sang istri. Ia tetap hidup sebagaimana biasanya. 40 hari telah berlalu dan semuanya baik-baik saja.

Pasangan suami istri ini pun penasaran, apa maksud sang tabib mengatakan ajal sang istri yang tinggal 40 hari lagi, namun nyatanya tak terjadi apa-apa pada sang istri. Penasaran dengan hal itu akhirnya sang suami mengunjungi sang tabib untuk yang kedua kalinya. Sampailah sang suami di tempat sang tabib.

“Wahai tabib, 40 hari telah berlalu, namun tak terjadi apa-apa pada istriku. Apa maksud perkataanmu dahulu, bahwa ajal istriku akan datang dalam 40 hari?” Tanya sang suami penasaran.

“Wahai raja, ajalku saja aku tak tahu, bagaimana aku mengetahui ajal orang lain? Itu hanya caraku mengobati istrimu, karena istrimu terlalu banyak makan yang enak-enak sehingga ia menjadi gemuk dan mulut rahimnya tertutupi lemak. Maka cara yang cepat agar membuat dia kurus adalah membuat ia selalu ingat kematian. Ini lah alasanku mengatakan ajalnya akan datang dalam 40 hari” Jawab sang tabib.

“Nah, sekarang istrimu telah kurus, penghalang kehamilannya pun telah hilang. Segera gauli istrimu, insyaAllah istrimu akan diberi kehamilan” Imbuh sang tabib.

Sang raja pun terperanga dengan penjelasan sang tabib, dan cepat-cepat pulang untuk memberi tahu istrinya akan kabar gembira itu.

Sumber: Islami.co
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat