Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Ekbis
Di Tengah Perang Dagang,
Tahun Ini, 6 Negara Asia Diprediksi Pertumbuhan Ekonominya Benar-Benar Meroket
Minggu, 05 Januari 2020 - 21:16:28 WIB

SULUHRIAU- Bila sesuai dengan yang diprediksi, maka pertumbuhan ekonomi enam negara di Asia tahun ini akan benar-benar meroket.

Menurut Asian Development Bank (ADB) seperti diberitakan Forbes, ketegangan ekonomi antara Amerika Serikat dan rezim komunis di Republik Rakyat China (RRC) di sisi lain memberikan manfaat bagi sejumlah negara Asia. Mereka dapat memanfaatkan ketegangan tersebut untuk kepentingan pertumbuhan nasional.

Tiga dari enam negara Asia itu adalah negara di kawasan Asia Tenggara, yakni Myanmar, Kamboja, dan Vietnam. Tiga lainnya adalah Bangladesh, India, dan Tajikistan, Myanmar.

ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Bangladesh akan mencapai titik 8 persen di akhir tahun. Ini sebuah prestasi setelah sejak 2011 pertumbuhan ekonomi negara ini konstan di 6 persen.

Salah satu faktor pendorong adalah tingkat upah yang relatif rendah, yakni sekita 100 dolar AS per bulan.

Sementara India diperkirakan akan mencatatkan pertumbuhan ekonomi 7,2 persen. Ini angka yang pas untuk didapatkan India dalam upaya menjadi lokomotif baru sektor manufaktur, termasuk elektronik.

Namun, angka 7,2 persen ini sebenarnya masih di bawah dari apa yang pernah mereka capai di tahun 2016 lalu, yakni pertumbuhan ekonomi 8,17 persen.

Tajikistan kelihatannya berhasil memompa sektor pertambangan emas dan perak serta pemrosesan logam. Selain itu, remitensi atau pendapatan warganegara yang bekerja di luar negeri juga ikut menjadi stimulasi ekonomi yang berarti.

Menurut catatan, setidaknya 1 juta warganegara Tajikistan bekerja di luar negeri di berbagai sektor.

Pertumbuhan ekonomi negara bekas Uni Soviet ini di tahun 2020 diperkirakan akan sebesar 7 persen.

Adapun Myanmar yang hanya memiliki PDB sebesar 67 miliar dolar AS diperkirakan akan mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8 persen. Ini didorong oleh pertumbuhan manufaktur dalam lima tahun terakhir. Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Myanmar pun dilaporkan konstan pada titik 6,5 persen.

Seperti Myanmar, Kamboja juga diperkirakan mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8 persen. Pertumbuhan ekonomi ini disebutkan mendapat stimulasi yang sangat signifikan dari investasi China di berbagai sektor seperti tekstil, real estate, resor, juga infrastruktur.

Di tahun 2018 lalu, nilai investasi China di Kamboja tidak kurang dari 2 miliar dolar AS.

Terakhir Vietnam. Pertumbuhan negeri Ho Chi Minh ini diramalkan sebesar 6,7 persen. Ini berarti akan terjadi kenaikan signifikan dari pertumbuhan ekonomi 6 persen yang dimiliki negara komunis ini sejak 2012.

Vietnam dinilai berhasil mengembang sektor manufaktur elektronik. Selain itu, dalam lima bulan pertama tahun lalu, investasi asing yang masuk ke negara itu pun tidak kurang dari 16 miliar dolar AS. Sangat signifikan.

Di luar enam negara Asia, ada empat negara Asia lain yang diperkirakan tumbuh di atas 6 persen. Keempatnya adalah Nepal dan Maladewa yang masing-masing tumbuh 6,3 persen, serta Laos dan Filipina yang masing-masing tumbuh 6,2 persen dan 6,1 persen. (rmi)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat