Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Pendidikan
Pemerintah Rusia Alokasikan Rp373 Miliar Bikin Wikipedia Tandingan
Sabtu, 09 November 2019 - 21:58:16 WIB

SULUHRIAU– Pemerintah Rusia sepakat untuk membuat kamus online tandingan Wikipedia. Tak tanggung-tanggung, negeri Beruang Putih itu mengalokasikan dananya sebesar Rp373 miliar (1,7 miliar rubel) yang diambil dari anggaran 2020-2021 milik Kementerian Telekomunikasi, Pembangunan Digital dan Media Massa.

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa kamus online Rusia dinilai akan menyajikan "informasi andal" tentang Rusia sehingga dapat mengganti peran Wikipedia.

"Lebih baik menggantinya dengan ensiklopedia Rusia baru dan besar dalam bentuk elektronik. Ini akan menjadi informasi yang andal dalam bentuk yang modern dan bagus," kata dia, seperti dikutip dari situs Deutsch Welle, Jumat, 8 November 2019.

Pernyataan Putin ini muncul satu minggu setelah Rusia memberlakukan Undang-Undang Internet Berdaulat yang memungkinkan pihak berwenang untuk memutuskan pengguna internet di negara yang dahulu bernama Uni Soviet itu dari jaringan global.

Pada September lalu, Kementerian Pembangunan Digital, Telekomunikasi dan Media Massa telah mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk membuat ensiklopedia Rusia online.

Pada kesempatan terpisah, lembaga swadaya masyarakat, Reporter Tanpa Batas (RSF), mengkritik RUU baru ini karena dinilai melanggar standar hak asasi manusia termasuk di dalamnya, yaitu kebebasan berekspresi dan kebebasan pers.

"Undang-undang ini menciptakan kondisi bagi otoritas Rusia untuk mengisolasi mereka dari beberapa bagian internet. Di masa depan mereka berpotensi menutup akses penyedia internet tertentu di seluruh Rusia," demikian keterangan resmi RSF.

Melalui cara seperti itu, lanjut RSF, pemerintah Rusia berharap dapat memblokir konten dan platform terlarang dengan lebih efektif daripada sebelumnya. Rusia berada di urutan 149 dari total 180 negara dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia, versi RSF.

Semakin rendah urutannya, maka kebebasan pers di suatu negara dianggap kian memprihatinkan. Selain Rusia, Turki juga pernah bermasalah dengan Wikipedia. Pada April 2017, Turki membekukan akses Wikipedia di negaranya.

Ketika itu, Turki menuduh Wikipedia telah menjadi bagian dari "kampanye kotor" melawan Turki, setelah situs ini menolak menghapus konten yang diduga menggambarkan Turki sebagai negara yang mendukung kelompok teroris ISIS.

Namun, pada pertengahan September lalu, pengadilan tertinggi di Turki mengatakan akan mempertimbangkan banding yang diajukan Wikipedia untuk mengakhiri pemblokiran tersebut.

Sumber: Viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat