Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Metropolis
Empat Kota dengan Kualitas Udara Terburuk karena Kabut Asap, Termasuk Pekanbaru
Senin, 23 September 2019 - 12:09:06 WIB

SULUHRIAU- Kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan menyebabkan kabut asap yang berbahaya bagi kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Bahkan, hingga pagi ini, ada beberapa kota dengan kualitas udara dalam kategori berbahaya.

Berdasarkan data AirVisual, Air Quality Index (AQI) atau Indek Kualitas Udara pada Senin, (23/9/2019), sekitar pukul 10.13 WIB, ada empat kota dengan kualitas udara kategori berbahaya.

Keempatnya, yakni Pelembang dengan AQI 413, Palangkaraya dengan AQI 346, Pekanbaru pada AQI 589, dan Jambi 365.

Sementara wilayah yang kualitas udaranya berada dalam kondisi sangat tidak sehat, yakni Talawi dengan AQI 291, pulau Punjung 268, Semurup 268, Siulak 268, Siulak Deras Mudik 268, dan Lubak Gadang dengan AQI 261.

AQI adalah indeks yang digunakan AirVisual untuk mengukur tingkat keparahan polusi udara. AQI dihitung berdasarkan pengukuran particular matter (PM) 2,5 dan PM 10, karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan ozon (O3).

Angka AQI 0-50 tergolong baik, 50-100 termasuk moderat. Sedangkan angka AQI 100-150 tidak sehat bagi kelompok orang yang sensitif, dan 150-200 masuk kategori tidak sehat. Sementara 200-300 sangat tidak sehat dan AQI 300-500, artinya kualitas udara di kota tersebut berbahaya.


Sementara berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pukul 08.00, kualitas udara di Palembang mencapai angka konsentrasi 632,06 mikrogram atau status berbahaya. Kondisi ini akibat kabut asap pekat di kota tersebut yang makin pekat, sehingga membuat warga tidak nyaman.

"Tentu sangat tidak nyama, udara jadi tidak sehat. Saya lihat kabut asap ini bukannya makin menipis, justru setiap harinya kian pekat," kata warga Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang, Ahmad Irsan.

Berdasarkan data Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Darah (BPBD) Sumatera Selatan hingga Minggu, 22 September 2019, titik panas terpantau sebanyak 372 titik di lahan gambut. Titik api tersebar di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 149 titik dan Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 88 titik panas.

Editor: Jandri
Sumber: Viva.co.id







 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat