Kawat Tangkal Petir PLN di Selat Air Hitam-Desa Alai Mekung dan Desa Semukut Meranti Tertabrak Kapal
Minggu, 22 September 2019 - 13:34:17 WIB
SULUHRIAU, Meranti- Kawat penangkal petir jaringan arus listrik PLN di Selat Air Hitam penghubung Desa Alai Mekung dan Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau tertabrak kapal tengker.
"Benar, ada kapal tengker berwarna hitam Merah bernama Sejahtera Abadi tersangkut kawat penangkal petir. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat 20 September 2019," kata sejumlah warga saat ditemui media ini, Sabtu (21/9/2019).
Nardi Rianda, Vendor pemasanga jaringan tersebut juga membenarkan kejadian itu. Beruntung atas peristiwa itu tidak mengakibat tiang tower jaringan listrik yang baru dibangun oleh rekanan tidak rusak dan tumbang.
"Yang tersangkut bukan kabel listrik, melainkan kawat penangkal petir saat rekanan sedang bekerja memasang balon-balon kawat penangkal petir yang masih berada dibawah atau pemukaan air," kata Nardi Rianda, Sabtu (21/9/2019).
Dijelaskan, aat kejadian warga sekitar sempat berteriak dan memberi aba-aba agar kapal berhenti. Namun kapten kapal tengker tersebut tidak berhenti malah tetap melaju.
"Saat itu kita belum memasang kabil listrik, tapi hanya masang kawat penangkal petir, jadi kawat dibawah yang kena dilangar kalau kawat yang diatas tidak," terangnya
Menyikapi peristiwa itu, sejumlah tokoh masyarakat diwakili Ramlan berharap kepada dinas dan instasi terkait untuk mengimbau kepada perusahaan yang berukuran besar tidak lewat di sungai.
"Kita berharap kepada instasi terkait, mengimbau agar kapal berukuran besar yang tidak berkepentingan bagi masyarakat lewat Sunagi Selat Air Hitam seperti kapal tengker yang menabrak kawat penangkal petir.
Karena jika kabil listrik sudah terpasang tentu sangat mengacam keselamatan masyarakat sekitar dan yang melintas," tegas Ramlan.
"Sesuai dengan kapisitas dan ukuran kapal tersebut lewat dari laut lepas dan tidak diselat," pungkasnya. (tmy)
Komentar Anda :