Kamis, 01 Oktober 2026 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual | Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
 
 
☰ Sosial Budaya
"Riau Dibakar, Bukan Terbakar" Warga Riau di Jakarta Demo Desak Jokowi Gerak Cepat Atasi Karhutla
Minggu, 15 September 2019 - 12:02:41 WIB

SULUHRIAU- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berujung kabut asap pekat dihampir seluruh wilayah provinsi Riau menuai kecaman dari berbagai pihak. Apalagi Karhutla dan kabut asap bukan perkara baru terjadi di Bumi Lancang Kuning.

Sejumlah elemen masyarakat melancarkan aksi dan protes terhadap pemerintah yang dinilai lamban menangani karhutla di Riau, sehingga kabut asap tebal tak terelakkan.

Minggu, (15/9/2019) pagi ratusan pelajar, mahasiswa dan masyarakat Riau di Jakarta menggelar aksi protes terhadap lambannya pemerintah dalam menanggulangi bencana asap di Bumi Melayu.

Dengan mengenakan masker,  massa tersebut membentangkan sejumlah spanduk dan poster protes di acara Car Free Day (CFD) di Bundaran HI. Dalam spanduk tersebut tertulis "Riau Dibakar, Buka Terbakar".


Spanduk lainnya juga tertulis "Selamatkan Rakyat Riau Dari Bencana Asap, Kembalikan Hutan Kami".

Salah seorang koordinator aksi, Boby Irtanto, mengatakan bahwa aksi protes ini adalah bentuk kekecewaanya terhadap pemerintah pusat yang lambat dalam penanggulangan kebakaran hutan di Riau.

"Kita mendesak presiden untuk gerak cepat. Jangan menunggu warga Riau mati," tegasnya.

"Kabut asap yang menyelimuti Riau sudah mengakibatkan 39.000 orang lebih terserang ISPA, jangan dibiarkan terus bertambah," serunya.

Hal yang sama juga diungkapkan Hendri Marhadi. Ia mendesak agar Presiden Jokowi segera menetapkan status bencana nasional di Riau.

"Kita juga meminta agar pemerintah bertindak tegas terhadap perusahan korporasi yang selama ini menjadi biang Kerok kebakaran di Riau. Kita menuntut transparansi hukum untuk perusahaan yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian," tegasnya.

Sontak saja aksi ini menjadi pusat perhatian masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.

"Kami turut prihatin atas musibah atau bencana kabut asap di provinsi Riau. Walaupun kami hanya melihat di televisi, kami turut prihatin. Semoga tidak ada korban dan masyarakat Riau kembali menghirup udara bersih," ungkap Gemal, warga Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkap luas lahan dan hutan yang terbakar hingga akhir Agustus di seluruh Indonesia mencapai 328 ribu hektare. Kebakaran tersebut terjadi di Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat serta Nuda Tenggara Timur.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan mengatakan, berdasarkan pemetaan melalui satelit dan kroscek di lapangan, Riau menjadi wilayah terparah terjadinya karhutla, khususnya lahan gambut.

"Provinsi paling luas terjadinya Karhutla itu adalah Riau. Setelah itu Kalteng dan Kalbar," ungkap Raffles, Sabtu (14/9/2019).

Dari data yang dihimpun sambung Raffles, luas areal terbakar hingga 31 Agustus, mencapai 49.266 hektare, dimana 40.553 hektare merupakan lahan gambut yang memicu terjadinya kabut asap parah. Sementara sisanya merupakan lahan mineral.

Selain Riau, kondisi terparah lainnya berada di Kalimantan Tengah dimana luas areal yang terbakar mencapai 44.769 hektare dimana 24.884 merupakan areal gambut dan 19.884 lahan mineral.

Kalimantan Barat juga terjadi kebakaran lahan yang cukup luas. Dimana 25.900 hektare hutan dan lahan terbakar. 10.025 hekatare merupakan lahan gambut dan 15 ribu lainnya mineral.

Sementara di Nusa Tenggara Timur, kebakaran lahan juga cukup luas. Menurutnya, kebakaran lahan mencapai 108 ribu hektate.

"Tetapi yang terbakar di NTT itu bukan gambut, hanya area padang ilalang yang tidak memicu kabut asap parah seperti lahan gambut," tuturnya.

Sumber: Cakaplah.com
Editor: Jandri
 





 
Berita Lainnya :
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  • Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    02 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    03 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    04 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    05 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    06 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    07 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    08 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    09 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    10 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    11 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    12 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    13 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    14 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    15 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    16 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    17 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    18 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    19 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    20 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    21 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    22 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat