Tanggapi Keluhan Pernyataan Warga
Jika di Kec Midai Desember 2019 Jaringan tak 4G, Raja Darmika Sebut akan Mundur dari Kadiskominfo
Rabu, 14 Agustus 2019 - 21:16:48 WIB
SULUHRIAU, Natuna - Berdasarkan pemberitaan sebelumnya dari laporan dan keluhan masyarakat Midai bahwa Kecamatan Midai dan Suak Midai susah sinyal telekomunikasi.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Natuna, Raja Darmika, S.T, M.A.P menyampaikan kepada Suluhriau.com, Rabu (14/8/2019) bahwa, Kecamatan Midai dan Suak Midai merupakan pulau yang terpisah dari jalur jaringan yang ada di Natuna, seperti jaringan di Pulau Serasan, Subi, Pulau Tiga dan Pulau Laut, yang dinamakan jaringan Radio IP Long Haul. Dimana sebelumnya pulau-pulau tersebut menggunakan jaringan satelit.
Menurut Raja Darmika menerangkan pembangunan sambungan Jaringan Radio IP Long Haul tersebut merupakan sebuah tugas dari telkom untuk menghubungkan mulai dari Sambas, Kalimantan Barat, menuju Pulau Serasan terus ke Pulau Subi lanjut ke pulau Tiga dan Ranai, sedangkan Pulau Midai tidak termasuk.
"Dengan adanya sambungan telekomunikasi yang dibangun oleh pihak Telkom itu otomatis pulau-pulau tersebut tersolusikan" terang Raja Darmika, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Raja Darmika mengungkapkan bahwa pemerintah Kabupaten Natuna tidak diam, dan telah menyurati melalui Bupati Hamid Rizal ke pihak Telkom, untuk bagaimana meningkatkan sinyal di pulau Midai.
"Sekarang pihak Telkom berupaya memancarkan jaringan Radio IP Long Haul tersebut untuk pulau Midai melalui pulau Subi, karna melalui pulau lain terhambat, tetapi butuh waktu dan usaha" ungkapnya.
Raja Darmika menegaskan, apa yang diungkapkan warga tidak benar. Dan pernyataan ditujukan ke Diskominfo itu juga dinilainya tidak tepat yang menganggap Diskominfo membeda-bedakan Kecamatan Midai dengan kecamatan lain.
"Apa yang diungkapkan masyarakat itu tidak benar. Di Midai kalau jaringan tidak 4G Desember tahun 2019 ini saya akan mudur dari jabatan Kadiskominfo," tantang Raja Darmika.
Ia mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna berusaha tetap konsisten bagaimana dengan pelan-pelan semua Kecamatan mendapatkan sinyal 4G, dari 15 kecamatan hanya satu Kecamatan lagi yang belum tersolusikan yaitu Kecamatan Midai dan Suak Midai.
"Kabupaten Natuna sebenarnya lebih merdeka sinyal dibandingkan dengan daerah-daerah Kepulauan perbatasan lainnya, dan sekarang Natuna sudah tidak adalagi daerah yang tidak ada sinyal" tegasnya. (Helim)
Komentar Anda :