Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Pendidikan
Isi 4 Gedung FB Dievakuasi Diduga Terpapar Sarin,
Mengenal Zat Sarin Pemicu Evakuasi di Kantor Facebook
Selasa, 02 Juli 2019 - 16:25:01 WIB

SULUHRIAU- Zat sarin menjadi senyawa yang membuat isi empat gedung di komplek perkantoran Facebook di Silicon Valley, AS dievakuasi.

Zat sarin dikenal sebagai zat kimia yang bisa merusak kerja sistem saraf.

Peneliti di Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ratih Asmana Ningrum menjelaskan sarin bisa menyebabkan peregangan otot, kontraksi saluran pencernaan, sesak napas, hingga penyempitan pupil mata.

"Gejala-gejala ini muncul dengan segera, tubuh akan kehilangan kontrol terhadap otot, kejang-kejang, dan meninggal seketika. Sarin adalah pembunuh terkutuk, 20 kali lebih kuat dibanding racun sianida," terang Ratih saat dilasir CNNIndonesia.com, Selasa (2/7/2019).

Sarin merupakan cairan jernih tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa. Sarin dinyatakan sangat berbahaya karena bisa dengan mudah berubah dari cair ke gas.

Jika cairan menguap menjadi gas, maka ia bisa menyebar ke lingkungan sekitar. Orang-orang bisa terpapar sarin melalui kontak kulit, mata, atau dengan menghirupnya melalui udara.

Ratih menerangkan sarin lebih berbahaya daripada senjata api. Ratih menjelaskan senjata api tidak langsung akan menimbulkan kematian selama tidak mengenai organ vital.

Bahan utama sarin adalah methyl phosphonyl difluoride. Sarin bisa menyebabkan kematian bagi orang yang sangat terpapar. Akan tetapi, apabila paparannya cenderung ringan, maka orang tersebut bisa pulih.

"Dalam paparan gas sarin yang besar, waktu kematian korban bisa jadi cuma 15 menit dari detik pertama terpapar," ujar Ratih.

Apabila Anda berada di area yang terkontaminasi sarin, disarankan untuk menjauh. Jika kontaminasi terjadi di luar ruangan, pergilah ke area yang lebih tinggi.

Zat sarin pernah dipakai dalam serangan teror di kereta bawah tanah di Tokyo, Jepang pada 20 Maret 1995. Kejadian tersebut merenggut 12 korban jiwa yang dilaporkan meninggal di tempat dan satu orang korban tutup usia setelah dirawat selama 14 tahun.

Sarin diduga juga digunakan sebagai senjata kimia saat perang di Suriah.

Isi empat gedung milik Facebook di Silicon Valley, San Francisco, Amerika Serikat dievakuasi karena diduga terjadi penyebaran zat saraf sarin pada Senin (1/7/2019) kemarin. Dua orang dilaporkan terpapar zat itu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/7/2019), zat sarin itu diduga berada di dalam sebuah paket yang ditemukan di fasilitas penerimaan surat Facebook. Meski begitu, menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Menlo Park, Jon Johnston, pegawai Facebook yang mengurus paket itu disebut tidak mengalami gejala apapun.

"Hasil uji oleh Facebook terhadap paket itu dinyatakan positif mengandung zat sarin, jadi mereka hanya menjalankan prosedur standar. Kini kita hanya menunggu apakah hal itu benar atau tidak," kata Johnston.

Juru bicara Facebook, Anthony Harrison, menyatakan mereka memutuskan evakuasi karena hasil uji memperlihatkan paket itu mengandung zat sarin. Dia menyatakan saat ini mereka sedang bekerja sama dengan polisi untuk menyelidiki hal itu.

"Aparat belum mengidentifikasi zat yang ditemukan. Sampai saat ini sudah tiga gedung yang dievakuasi," kata Harrison.

Menurut laporan, Biro Penyelidik Federal (FBI) juga menerjunkan sejumlah agennya ke tempat kejadian perkara.

Sarin dikenal sebagai zat kimia yang bisa merusak kerja sistem saraf. Zat itu digunakan sebagai senjata kimia, dan bisa menyebabkan kematian.

Zat ini pernah dipakai dalam serangan teror di jaringan kereta bawah tanah di Tokyo, Jepang pada 20 Maret 1995. Pelakunya adalah anggota sekte kepercayaan Aum Shinrikyo.

Dalam kejadian itu 12 orang meninggal di tempat, dan satu orang korban tutup usia setelah dirawat selama 14 tahun.

Zat itu juga diduga digunakan dalam senjata kimia yang digunakan dalam perang di Suriah.

Editor: Jandri | Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat