Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Metropolis
Catatan HUT Pekanbaru ke 235
Banjir dan Macet Masih Jadi Persoalan Kota Pekanbaru
Minggu, 23 Juni 2019 - 06:02:56 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Hari ini Ahad, (23/6/2019) Kota 'Bertuah' Pekanbaru merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-235.

Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi Riau, harus diakui pembangunannya cukup pesat. Namun, melalui kepemimpinan kedua kali Firdaus-Ayat bukanlah tidak ada persoalan dihadapi kota ini.

Dengan visi Kota Pekanbaru yakni Pekanbaru sebagai kota Smart City  madani", ada beberapa hal yang belum kunjung teratasi hingga  HUT Pekanbaru tahu ini.

Tentu saja ini menjadi tatangan tersendiri bagi Firdaus-Ayat di periode kedua jalan tahun ketiga ini.

Apalagi diklaim pimpinan kota ini,  bahwa dengan visi dan misi yang dibuat,  berbagai asfek pembangunan kota ini sudah berjalan baik.

Namun diakaui atau tidak, plus-minus dari pembangunan yang sedang berjalan ini tetap ada. Di tengah pesatnya perkembangan kota ini, hingga hari peringatan jadinya ke 235, ada beberapa hal yang dinilai masih perlu perhatian serius dari Pemko Pekanbaru.

Diantara yang menjadi persoalan saat ini menurut anggota DPRD Pekanbaru, Tarmizi Ahmad adalah soal banjir dan macet.  

Kondisi seperti masalah babjir ini tidak bisa ditutup-tutupi, warga langsung merasakan dampak banjir.  Seperti belakangan
ini hampir di setiap ceruk wilayah kota ini 'berkuah' begitu hujan mengguyur kota.  Jika ditelusuri, hampir sulit belakangan ini mencari
titik wilayah kota atau ruas jalan yang tidak banjir atau tergenang ketika diguyur hujan.

Bahkan baru-baru ini,  sudah sampai memakan korban jiwa,  seorang perempuan terseret arus banjir karena hujan ke parit, seperti di Jl Delima Pekanbaru.

Kondisi penataan pembangunan berbagai toko,  ruko dan perumahan ditambah dengan kurang maksimalnya penataan drainase dan normalisasi anak sungai dinilai banyak pihak termasuk masyarakat menjadi salah satu penyebab banjir saat hujan mengguyur kota ini.

Pandangan ini antara lain dikemukakan pengamat perkotaan Dr Ikhsan dalam berbagai kesempatan, termasuk diskusinya di lini masa media sosial.

Solusi ditawarkan antara lain, Pemko menata kembali drainase dan membersihkan bangunan-bangunan liar yang tiangnya tertancap di saluran drainase atau parit seperti yang banyak ditemukan di beberapa titik,  seperti di Jl Arifin Ahmad dan ruas jalan lajnnya.

Termasuk perlunya inten untuk menormalisasi anak sungai membuka tutup-tutup drainase di depan toko atau ruko seperti yang banyak terlihat saat ini,  selain aor akan menyerap juga akan lancar mengalir melalui drainase.

Jalan Macet

Selain banjir kata Tarmizi,  macet menjadi momok di kota ini. Walaupun saat ada tambahan infsrastruktur dua fly over dan satu jembatan dibangun Pemrov Riau,  ia menilai belum serta merta bisa mengatasi macet. 

Apa lagi pada jam-jam sibuk,  seperti pagi hari,  siang dan sore hari.  Dan titik macet itu ada di beberapa jalan, baik jalan arteri,  protokol maupun jalan tertentu.

"Kalau kita tidak pandai-pandai mencari jalan alternatif,  maka itu akan masalah bagi kita," katanya.

Selain itu banyak warga menggerutu di jalan, begitu terjebak macet. Dan masih melihat sejumlah angkutan kota (angkot) seperti oplet dan bus kota yang dinilai kurang layak jalan.

Macet Pekanbaru antara lain disebabkan belum seiringnya antara pertambahan kendaraan dengn jaringan jalan.

Politisi Nasdem ini menilai,  banyak yang mesti dibenahi pada sektor ini,  seperti tepat dalam menempatkan rambu-rambu lalu lintas, dan intensif dalam melakukan rekayasa lalu lintas.

Memang kata Tarmizi,  pemko beberapa kali menerima penghargaan wahana tata nugraha (WTN), tapi sepertinya belum cukup penghargaan itu saja.

Pada intinya, dua persoalan kota ini, menurut Tarmizi masih menjadi PR pemko dan perlu mendapat porsi utama untuk penanganan.  Membuat perencanaan matang dan memberikan porsi anggaran yang mendukung.

Kalangan dewan dan masyarakat berharap, agar ke depan problem pembangunan sektor ini lebih baik lagi.

Namun,  untuk dua persoalan ini, pihak Pemko Pekanbaru menyatakan,  bukan tidak melakukan upaya penanganan.

Walikota Pekanbaru Firdaus, MT mengatakan dan bahkan di berbagai kesempatan menyampaikan, penanganan banjir
Ini sudah dilakukan sesuai perencanaan, terutama penanganan dan pengerukan drainase dan normalisasi anak sungai.  Namun,  secara regulasi untuk pembuangain air ke anak sungai berada di luar kota,  itu tidak hanya kebijakan pemko,  melainkan juga perlu kebijakan pemrov Riau dan daerah terkait.

Pun begitu Kadis PUPR Indra Pomi mengatakan,  beberapa tutup drainase ruko sudah banyak dibongkar dan diminta pemilik membongkar sendiri.

Sementara terkait macet,  Plt Kadis Perhubungan Yuliarso mengatakan,
pihaknya berdsma satlas tidak berpangku tangan dalam mengatasu macet ini. 

Namun diakui tetap ada kendala dalam upaya mengatasi macet ini.  "Kita intensif menertibkan dititip macet dan dilakukan rekayasa lalu lintas, termasuk  memasang rambu-rambu.  (chr).



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat