Pelabuhan Tj Samak Meranti Roboh, Kadishub: Yang Roboh Komponen Bangunan 2014
Sabtu, 15 Juni 2019 - 13:25:14 WIB
SULUHRIAU, Meranti- Pelabuhan Domestik Tanjung Samak Kepulauan Meranti roboh Kamis, (13/6/2019).
Akibat robohnya pelabuhan ini, terjadi kerusakan parah ponton. Terkait robohnya pelabuhan ini, informasi berkembang yang roboh adalah, pengerjaan peningkatan Fasilitas Pelabuhaan 12 April 2018, yakni tiang dolphin.
Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, Dr Aready melalui Kabid Sarana Syakril SE,M.Sc dikonfirmasi Jumat,
(14/6/2019) mengatakan, robohnya jerambah atau jembatan penumpang Tj Samak tersebut diakibatkan tiang palang penahan atau penyangga ponton tumbang sehingga ramdoor terlepas dan lantai papan ponton roboh.
"Bukan tiang dolphin yang dibangun dalam Peningkatan Fasilitas Pelabuhaan 2018 lalu yang ambruk, tak mungkin itu yang ambruk, karena baru saja dibangun tahun lalu. Yang ambruk itu tiang palang penyangga ponton yang dibangun pada tahun 2014 silam sehingga posisi ponton lepas dan hanyut ke tengah laut," ujarnya kepada beberapa awak media saat dijumpai di pelahuhan Tanjung Harapan,Jumat sore.
Satu hari sebelum kejadian, ia mengaku bahwa pihaknya sudah memprediksi hal itu bakal terjadi. Untuk menghindari kecelakaan, pihaknya ambil keputusan untuk mengalih aktifitas pelabuhan pelabuhan domestik terkait ke Pelabuhan TPI.
Terangnya lagi, Kondisi pelabuhan memang tampak mengawatirkan. Beberapa hari sebelum kejadian, Pos Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) daerah setempat ambil langkah steril, mengalihkan posisi sandar semua armada laut tujuan Tanjung Samak untuk sementara waktu.
Adapun lokasi sandar yang menjadi pilihan sementara; tepat di pelabuhan tempat pelelangan ikan (TPI) aset Pemprov Riau yang pekerjaannya mangkrak.
Menyikapi hal itu juga, ia tidak bisa memprediksi kapan pelabuhan Domestik Tanjung Samak akan dibuka kembali.
Disamping itu mereka mengaku sudah berupaya mengusulkan pembangunan pelabuhan baru, tepatnya di Dwi Tunggal Tanjung Samak.
"Memang mulanya kami berencana akan membangun pelabuhan representatif di Dwi Tunggal Kecamatan Tanjung Samak. Namun harus menunggu usulan tersebut di setujui oleh pemerintah pusat. Kalau disetujui, target kami 2020 akan dikerjakan," tambahnya
"Jika tidak disetujui, akan kita carikan solusi lain, apakan akan menggunakan ponton yang rusak atau yang lain," tutupnya.(tmy)
Komentar Anda :