Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Wabup Meranti Buka Festival Lampu Colok dan Meriam Bambu 2019
Sabtu, 01 Juni 2019 - 08:20:31 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga kembali menggelar Festival Lampu Colok Ramadhan 1440 H Tahun 2019.

Kegiatan dalam rangka melestarikan tradisi masyarakat Melayu yang kental dengan nuansa Islam itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, bertempat di Taman Cik Puan Selatpanjang, Jumat (31/5/2019) malam.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Meranti AKBP. La Ode Proyek, Anggota DPRD Meranti Edy Masyudi, Sekretaris Daerah Kep. Meranti H. Yulian Norwis SE MM, Staf Ahi Bupati Drs. H. Askandar, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rizki Hidayat, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Putra SH, Ketua MUI Meranti H. Mustafa S.Ag, Kabag Kesbang Asrizal Harahap, Sekcam Tebing Tinggi, Ketua PP Meranti Asnan Mahadar, Tokoh Masyarakat/Adat/Agama lainnya.

Peresmian Festival Lampu Colok yang dikemas dengan lomba Meriam Buluh (Bambu) di Kepulauan Meranti ditandai dengan penyulutan api perdana lampu colok dan peletupan Meriam Buluh oleh Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim yang  turut didampingi Kapores Meranti AKBP La Ode Proyek, Sekretaris Daerah H. Yulian Norwis dan pejabat lainnya.

Dalam pidatonya Wakil Bupati mengapresiasi pelaksanaan kegiatan itu, dikatakannya kegiatan ini murni tumbuh dan berkembang ditengah masyarakat dan sudah menjadi tradisi dalam menunggu malam Lailatul Qadar dan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri untuk itu Wabup berharap kegiatan in harus terus dilestarikan jika perlu dikemas sedemikian rupa agar makna dari kegiatan yang kental dengan nuansa Islami itu tetap melekat dihati masyarakat.

"Kegiatan ini perlu dikemas sedemikian rupa agar tidak menghilangkan makna lampu colok itu. ini jurni kegiatan yang tumbuh dna berkembang dari masyarakat dan Pemerintah hanya membuna dna mengarahkan sesua dengan budaya Melayu yang kental dengan nuansa Islami," jelas Wabup.

Begitu juga untuk kegiatan Meriam Buluh permainan Tradisional masyarakat Melayu zaman dulu yang juga layak dilestarian.

Pada kesepatan itu tak lupa Wabup mengajak segenap masyarakat untuk pro aktif mendukung Kepolisian dalam menjaga kondusifitas daerah terutama menghadapi arus mudik menjelang Idul Fitri 1440 H.

"Mari kita jaga lingkungan kita jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, semoga dengan dukungan dari segenap masyarakat Meranti dapat menjadi negeri yang aman dan makmur," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota DPRD Meranti yang juga tokoh masyarakat Edy Masyudi M.Si, dikatakannya atas nama masyarakat menyambut baik pelaksanaan ivent ini dalam rangka melestarikan kegiatan yang telah membudaya dari Kota hingga kepelosok Meranti itu.

"Mewakili seluruh elemen masyarakat kami berharap kegiatan ini tidak cukup disini saja, semoga kedepan dapat berkembang dan merata disetiap Kecamatan," saran Edy.

Dari pantauan media, kegiatan Festival Lampu Colok yang diselenggarakan untuk menyemarakan malam 27 Ramadhan atau yang lebih dikenal oleh masyarakat Melayu.

Malam 7 Likur, disambut gembira oleh warga Meranti terbukti lokasi acara Taman Cuk Puan Selatpanjang, dipenuhi oleh warga baik tua maupun muda yang tak ingin melewati moment tahunan itu. Masyarakat datang bukan hanya untuk menyaksikan tetapi juga ikut bergembira bahkan bermain dengan salah satu permainan Tradisional yakni Meriam Bambu.

Seperti diketahui, dahulunya Lampu Colok adalah alat penerangan sederhana terbuat dari kaleng bekas yang diberi sumbu kompor dan minyak tanah sebagai bahan bakar, kini seiring perkembangan zaman alat penerangan itu sudah bertransformasi menggunakan energi listrik yang dikreasikan sedemikian rupa meyerupai lampu hias.

Kini para pemuda pemudi di Kota Selatpanjang membuat berbagai bentuk miniatur bangunan menggunakan lampu colok tersebut. Dan Pemerintah juga memperlombakannya, dimana bagi peserta lomba yang berhasil keluar menjadi yang terbaik akan diberikan memberikan hadiah berupa uang tunai dengan total 15 Juta rupiah, untuk pengumuman akan disampaikan pada Tanggal 4 Juni 2019 tepatnya saat malam takbiran.

Adapun aspek penilaian yang dilakukan oleh panitia sepeti dikatakan Indra Yuni SH, mengacu pada bentuk miniatur, desain lampu sesuai dengan tema Ramadhan, Artistik dan aspek Keamanan.

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Meranti berharap kedepan Ivent ini akan terus berlanjut dan dapat menjadi potensi wisata religi di Meranti. [rls,jan]



 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat