Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Sosial Budaya
'Dadio' Minuman Khas Kampar Sajian Saat Buka Puasa, Masih Populerkah?
Jumat, 10 Mei 2019 - 17:53:09 WIB

TERKAIT:
 
     

    SULUHRIAU, Kampar- Bicara bicara minuman untuk bulan puasa cukup menyenangkan. Nah, Dadio atau  barangkali bisa jadi salah salah satu daftar menu menambah semangat berbuka puasa.

    Dadio adalah sebutan untuk susu kerbauyang sudah dipermentasi. Susu ini bentuknya putih kenyal rasanya....hmmmm

    Dadio atau dadih ini biasanya dibuat oleh para kubalo (peternak) kerbau atau para peladang masyarakat Kampar. Susu kerbau tersebut dimasukkan dalam tabung buluoh (bambu) selanjutnya mengalami proses pembasian sendiri.

    Bambu ini dipotong dengan ukuran sejengkal, lalu di atasnya ditutup dengan dauh pisang kering, aroma bambu yang khas dan daun pisang kering ini tentunya menambah aroma dan kelezatan dadio ini.

    Biasanya dadio sudah dapat dikonsumsi sejak satu bulan dimasukkan ke bambu (buluoh), namun layaknya anggur yang baik semakin lama masa permentasinya maka semakin tinggi mutunya dan semakin lezat rasanya.

    Bagi masyarakat Kampar susu kerbau ini sangat populer apalagi pada zaman dahulu. "Dulu minuman Dadio ini masa-masa kita kecil selalu menjadi barang wajib dalam hantaran belanja dalam suatu pernikahan.

    Konon katanya Dadio ini memberikan manfaat besar bagi vitalitas sang pengantin. Dan juga sering menjadi menu buka," salah seorang pemuka masyarakat Kampar Suhardi (62).

    Sekarang dadio mungkin tidak populer bagi generasi milenial. Walaupun masih ada ditemukan di beberapa pasar tradisional, namun memang sudah agak sulit didapat. Harganya juga tidak mahal-mahal amat, bisanya sekitar Rp8000-Rp9.500/tabung.


    Dadh bercampur sirup


    Dadio ini tidak langsung dikonsumsi begitu saja. namun diolah  dengan makanan lain, seperti untuk kolak Dadio, dadio dicampur dengan santan dan gula merah (lebih enak kalau gula aren asli), takarannya 3:1 artinya lebih banyak santan dan gulanya daripada Dadionya.

    Dadio ini bisa juga diolah menjadi sirup, seperti yang tamak dalam gambar dimana sirup yang manis diberi tambahan dadio....hmmmm segar!. 


    Minuman sirup dadio ini sudah dijadikan Dinas Perindustrian Kampar sebagai salah satu minuman khas Kampar dan bahkan kadang  menjadi menu di hotel. Penasaran?  Silahkan mencoba.

    Dari berbagai sumber | Editor: khairul





     
    Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat